Bakamla Gelar Operasi Rutin Pemantauan Melalui Udara

0
424
Direktur Operasi Udara Maritim Laksma Bakamla Guntur Wahyudi ketika melihat langsung aktifitas kapal dilaut Natuna. f-Hardiansyah/tanjungpinang pos

Natuna – Laut Natuna memiliki kekayaan yang berlimpah, maka Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) menilai perlu adanya pemantauan dan pengawasan melalui jalur laut maupun udara.

Hal ini dilaksanakan guna menghindari segala macam ancaman maupun ilegal fishing.

“Kegiatan ini dalam rangka monitoring operasi pengawasan dan keselamatan di laut Natuna yang memiliki kekayaan alam yang luar biasa,” kata Direktur Operasi Udara Maritim Laksma Bakamla Guntur Wahyudi di Lanud RSA, Senin (22/7).

Operasi pemantauan melalui udara ini merupakan salah satu bagian penting dalam perolehan informasi situasi keamanan dan keselamatan laut.

“Seperti teman-teman media lihat sendiri, banyaknya aktivitas di laut Natuna ini. Dibuktikan dengan terdeteksinya kapal-kapal yang melintas menggunakan Automatic Identification System (AIS) Monitoring,” ungkapnya.

Kasubdit Penyelenggara (Supervisi Operasi BHUANA II 2019) Kolonel Bakamla Joko Triwibowo menjelaskan, operasi ini dilaksanakan dengan menggunakan pesawat Indonesian Coast Guard diwilayah perairan Indoneasia diketinggian sekitar 3000 kaki kebawah.

“Operasi keamanan dan keselamatan laut dengan menggunakan pesawat ini, kita laksanakan selama 340 jam diseluruh wilayah Indonesia termasuk laut Natuna,” jelasnya.

Joko Triwibowo menuturkan, apabila ditemukan tanda-tanda dari kapal yang mencurigakan, maka akan langsung di laporkan ke pusat untuk ditindaklanjuti.

“Kita ada dua faktor keamanan dan keselamatan. Jika ada kapal yang terditeksi mengalami kecelakaan kita langsung laporkan. Selain itu, bila ada tindakan menyalahi aturan pun akan dilaporkan,” ucapnya.

Tindakan tersebut diantaranya terditeksi kapal yang membawa kayu ilegal, narkoba maupun para pelaku ilegal fishing maka segera dilakukan tindakan.

Ia juga berharap, dengan rutinnya patroli laut ini bisa mengurangi tindak pencurian ikan di laut Natuna dari kapal ikan asing.

“Ya dengan adanya patroli ini, sinkronisasi atau sinergitas dalam kegiatan operasi udara ini, baik dalam penyesuaian waktu ,sasaran, tempat atau cakupan area operasi, serta tugas pokok dan fungsi masing-masing instansi bisa berjalan lancar dan sukses,” harapnya. (hrd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here