Bakau Ditimbun, Nelayan Meradang

0
826
PROTES: Nelayan Kelurahan Tanjungpermai dan Kampung Mentigi menunjukkan surat protes kepada Pemkab Bintan, soal penimbunan bakau, Jumat (2/6). F-jendaras/TANJUNGPINANG POS

BINTAN – BELASAN nelayan Kelurahan Tanjungpermai dan Kampung Mentigi Kelurahan Tanjunguban Kota meradang, dan mengadu ke Pemkab Bintan. Hal tersebut dipicu dari penimbunan bakau di Pasar Baru Tanjunguban, serta bakau di kawasan Lobam Mas.

Jatoman Purba, seorang nelayan mengatakan, penimbunan bakau di dua lokasi itu dilakukan oleh developer di Seri Kuala Lobam, dan oknum pengusaha di Tanjunguban.

Penimbunan tersebut merugikan nelayan, yang setiap hari mencari nafkah di wilayah tersebut. Dengan adanya penimbunan bakau, membuat biota laut berkurang dan tangkapan ikan turun.

”Kami juga selaku nelayan merasa jalur hilir mudik kami terganggu. Puluhan nelayan yang menyondong udang, menangkap ketam bakau juga terkena imbasnya. Kami menduga penimbunan ini tidak berizin, dan minta kepada pemerintah menangani ini,” katanya, Jumat (2/6).

Selain merugikan nelayan dan diduga tidak berizin, penimbunan bakau tersebut diduga akan dijadikan perumahan dan gudang. Kegiatan ini memperburuk pengairan lingkungan dan mengurangi resapan air.

”Kasihan kami sebagai nelayan,” keluhnya. Dwi Kori Andayani, Kabid Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup (BLH) Bintan yang meninjau lokasi berjanji, menindaklanjuti persoalan ini.

”Kami cek dulu, data dan pelajari apa yang kami tinjau hari ini. Kami juga akan panggil developer dan pengusaha yang menimbun ini,” sebutnya.(JENDARAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here