BAKTI Kominfo Gelar Jelajah Daerah 3T

0
117
DIREKTUR BAKTI Anang Latif gelar dialog interaktif bersama Pemda Natuna dan masyarakat di Bunguran Timur, Kamis (13/12). f-HARDIANSYAH/TANJUNGPINANG POS

Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) menggelar dialog interaktif bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna dan sejumlah media di Network Operation Center (NOC).

NATUNA – Kegiatan dilaksanakan di Aula Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, Kamis (13/12) sore kemarin.

Pada acara tersebut hadir Direktur Utama Bakti, Anang Latif, Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti, Kepala PRB Syarif Lumintarjo, Kepala Dinas Kominfo Natuna, Raja Darmika serta perwakilan tokoh masyarakat dan sekolah.

Pada pertemuan tersebut, Anang mangatakan untuk Natuna saat ini telah ada operator yang memanfaatkan bandwidth Palapa Ring Paket Barat.

Tersebar di 19 lokasi Bakti Aksi (Akses Internet) on air, dan enam lokasi yang masih proses instalasi. Selain itu, kata Anang, sebelum berhasil seperti sekarang ini, proyek PRB pernah terhenti 10 tahun lalu untuk mendapatkan struktur yang tepat untuk pelaksanaannya.

Proyek Palapa Ring Barat merupakan proyek Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) pertama dalam sektor telekomunikasi dengan menerapkan skema pembayaran ketersediaan layanan atau Availability Payment (AP).

Kata Anang, Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) mendorong operator untuk melakukan pemanfaatan jaringan serat optik Palapa Ring Barat yang telah selesai agar masyarakat di wilayah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (3T) mendapatkan manfaat maksimal.

”Sejak terbangunnya palapa ring barat, kecepatan internet diwilayah pedesan mencapai 10Mbps, sementara di perkotaan mencapai 20Mbps. Hal ini seharusnya dimanfaatkan operator agar masyarakat mendapatkan kemanfaatan lebih besar,” katanya.

Sinergitas antara Bakti dan operator dalam pemanfaatan jaringan PRB adalah dukungan nyata bagi target nawacita presiden Joko Widodo dan Jusuf Kala untuk membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah daerah dan desa dalam kerangka NKRI.

”Kerja sama erat juga kita lakukan dengan Pemda,  Kementerian dan Lembaga, maupun instansi terkait sebagai syarat utama pembangunan infrastruktur PRB. Mereka juga sebagai penerima kemanfaatan jaringan PRB secara langsung,” jelasnya.

Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti mengatakan, kehadiran PRB sangat membantu percepatan pembangunan di Natuna. Meski belum dimanfaatkan secara maksimal, tapi kehadirannya cukup membuat Natuna selangkah lebih maju dari tahun sebelumnya.

”Kami mengapresiasi Bakti dengan Palapa Ring-nya. Dulu Natuna tidak bisa menyelengarakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), sekarang sudah bisa dilaksanakan meskipun baru di sebagian sekolah. Begitu juga kegiatan-kegiatan masyarakat lainnya dapat terdorong dengan cepat berkat jaringan komunikasi yang lancar,” ujarnya. (HARDIANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here