Baliho Bodong Menjamur

0
523
Setiap persimpang selalu menjadi titik yang paling dicari oleh pengusaha reklame, seperti di simpang Kabil, Batam ini. f-istimewa

BATAM – Keberadaan baleho atau reklame di Batam dinilai sudah terlalu banyak. Bahkan banyak yang tidak memiliki izin dari Badan Pengusahaan (BP) Batam. Dalam waktu dekat ini BP akan melakukan penertiban baleho. Tang dapat izin dari Batam ada sekitar 500-an baleho dengan target pendapatan izin titik, Rp3,5 miliar.

Demikian ditegaskan Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Lainnya BP Batam, Mayjen TNI Eko Budi Soepriyanto, Selasa (24/7) di Batam. Eko sendiri menyampaikan rencana penertiban didampingi Direktur pengembangan sarana prasarana BP, Herawan dan Kasubdit utilitas pertamanan, penghijauan, jalan dan jembatan, Boy.

Baca Juga :  PDIP Buka Pendaftaran Cawako Batam Hingga 23 September

”Sekarang di Batam sudah menjamur baliho yang tentunya akan mempengaruhi keindahan dan kerapian kota. Dari inventarisir, ada 24 yang tanpa ijin dan jadi target. Sama sekali tidak berijin. Tidak nyaman,” tegasnya.

Diingatkan, sekitar 500-an baleho yang memiliki ijin titik dari BP Batam. Dalam satu atau dua minggu kedepan, mereka akan melakukan penertiban bersama tim terpadu. Dimana terkait baleho, sudah diatur dalam Perka BP Batam nomor 7 tahun 2017.

”da aturan yang harus diikuti semua rekan-rekan pelaku usaha yang akan promosi lewat baleho. Yang besar dan kecil, ada sekitar 500-an yang berijin. Selebihnya akan kita tertibkan,” sambungnya.

Baca Juga :  2018, Pajak Hiburan Naik

Disebutkan, terkait zona titik reklame sudah ditentukan jadi tiga zona. Di antaranya, zona merah, yang di antaranya lokasinya ada di pusat perkantoran Batamcenter, land mark kota Batam, tempat reservoar waduk. Dititik merah, tidak diijinkan mendirikan baleho. Selain itu, ada zona kuning, yang diijinkan dititik tertentu dan dibatasi. Seperti simpang utama, taman kota, rumah sakit tidak bisa.

”Zona hijau, daerah yang diijinkan, seperti dirow jalan. Tapi tidak semua. Karena diatur beberapa saja. Kalau semua bisa, nanti mengganggu keamanan dan keindahan kota,” imbuhnya.

Baca Juga :  723 Reklame Tak Berizin di Batam

Diakui, di Batam saat ini sudah sangat banyak baleho. Selain itu, ada baleho yang menyalahi aturan. Ada peruntukannya untuk sosial, tapi dijadikan komersial. Selain itu, ada baleho yang seharusnya vertikal, tapi dibuat horizontal. Diingatkan, harus mengacu dengan aturan yang ada.

”Sekarang, sudah seperti jamur di musim hujan. BP bersama instansi Pemko, aparat, akan menertibkan baleho yang tidak sesuai,” ungkap Eko.(MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here