Banci Dapat Sial Usai Happy Semalaman

0
1518
PETUGAS menunjukkan kayu balok yang digunakan tersangka memukul korban saat ekspos di Polres, kemarin. f-raymon/tanjungpinang pos

Mabuk Mikol di berbagai tempat, Kemudian Dirampok

Dedek Adi Candra seorang waria tak menyangka akan dapat sial berkali-kali malam itu. Sebab, setelah dirinya menemani lelaki itu, malah petaka yang datang secara beruntun.

TANJUNGPINANG – DEDEK tak menyangka pria yang selalu ada di sampingnya satu malam itu justru menghajarnya hingga dirinya terkapar. Ditinggal begitu saja di tempat sunyi, uang dan motornya diempat pula.

Adalah M Isya, pria yang ditemaninya satu malaman. Keduanya mabuk minumal beralkohol. Bahkan, mereka sempat pindah-pindah tempat agar merasa nyaman bisa berduaan.

Awalnya kedua pasangan sejenis ini minum di daerah Tenis Ban Jalan Diponegoro. Namun hari sudah pagi dan makin banyak warga yang melintas. Merasa malu karena berduaan di tempat itu, akhirnya mereka pindah tempat ke Jembatan I Dompak.

Di Jembatan terpanjang di Provinsi Kepri itu, masih banyak juga anak muda yang nongkrong. Merasa risih dilihat anak muda di sana, akhirnya mereka berpindah tempat ke Tanjung Siambang, Pulau Dompak.

Di Tanjung Siambang Dompak, korban diajak oleh tersangka ke rumah kosong. Korban mengikuti permintaan pelaku. Apalagi rumah itu kosong dan tidak ada yang bakal melihat mereka. Nah, disinilah sial itu datang. Sesampai di rumah itu, korban yang lengah langsung dipukul oleh tersangka menggunakan kayu balok di bagian punggungnya.

Mendapat pukul tersebut, korban langsung jatuh tersungkur. Pelaku pun langsung melarikan diri membawa uang dan handphone korban.

Kapolsek Bukit Bestari Kompol Arbaridi Zumhur melalui Kanit Reskrim Polsek Bukit Bestari Ipda Haris Baltasar Nasution mengatakan, kejadian ini berawal dari laporan korban ke Polsek.

Kemudian, petugas melakukan penyelidikan. Akhirnya tersangka M Isya ditangkap karena telah melakukan penganiayaan dan pencurian motor milik Dedek Adi Candra di belakang Hotel Aston, Jalan KM 11 Tanjungpinang.

”Korban melaporkan ke kantor polisi terkait pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh temannya sendiri,” ujar Haris saat ekspos di Mapolsek Bukit Bestari, Rabu (14/3).

Mendapat laporan itu kemudian anggota Sat Reskrim Polsek Bukit Bestari langsung melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap korban. Dari hasil pemeriksaan, korban mengaku kronologisnya berawal pada saat korban pergi dengan menggunakan sepeda motor Mio warna hitam BP 3796 TV bersama tersangka ke arah Dompak.

Kemudian sesampainya di rumah kosong di Tanjung Siambang Dompak mereka duduk di atas motor dan mengobrol bersama. ”Karena dalam keadaan mabuk, korban tiba-tiba dipukul pakai balok oleh tersangka di rumah kosong itu,” ungkapnya.

Dengan memanfaatkan kondisi korban seperti itu, kemudian pelaku mengambil sepeda motor korban, uang sebanyak Rp 500 ribu dan satu tas warna hitam. ”Akibatnya pelaku langsung diamankan oleh anggota di rumahnya di KM 11 Tanjungpinang,” ucapnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 365 KHUP Pencurian dengan Kekerasan dan diancam dengan hukuman paling lama 9 tahun penjara. Setelah diperiksa, identitas pelaku terbongkar. Tersangka merupakan residivis dalam kasus pencabulan yang mendekam di dalam penjara selama lima tahun tiga bulan. ”Pelaku mengakui perbuatannya dan saat ini sudah ditahan di Mapolsek Bukit Bestari,” ujarnya.(RAYMON)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here