Bandar Narkoba Pelantar Dibekuk

0
543
TIGA bandar narkoba jenis ekstasi yang ditangkap di Pelantar 2, digiring petugas sebelum jumpa pers di Mako Polres Tanjungpinang, Senin (23/7) kemarin. f-suhardi/tanjungpinag pos

TANJUNGPINANG – JAJARAN Satuan Narkoba Polres Tanjungpinang mengamankan pelaku penggunaan sekaligus bandar narkoba tempat hiburan malam (THM) di wilayah Pelantar dan Kota Tanjungpinang. Tiga pelaku yang diamankan itu masing-masing inisial RS (42), IK (65) dan AM (49).

Tiga pelaku ini mendapatkan barang haram tersebut dari Malaysia, dengan nilai beli Rp 80 ribu per butir ekstasi. Namun saat dipasarkan di Tanjungpinang, satu pil dijual kepada pemakai senilai Rp 230 ribu.

Hal ini disampaikan Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang AKP Efendri Ali, saat jumpa wartawan di Mako Polres Tanjungpinang, Senin (23/7) siang kemarin.  ”Iya mereka ini selain sebagai pemasok, pembeli, juga menjualnya (bandar). Tiganya sama-sama bandar,” terang Efendri Ali.

Efendri Ali menjelaskan, pengungkapan kasus tiga orang tersangka ini, dimulai pada 18 Juli sekitar pukul 01.00 dini hari Saat itu pelaku IK diamankan di pinggir jalan Pelantar 2, Tanjungpinang. Di saku miliknya, ditemukan 23 butir pil merek red bull warna merah, diduga narkotika gologan 1. IK mengaku, barang tersebut didapatkan dari seorang pria bernama AM.

Selanjutnya, polisi melakukan pengembangan, pada Kamis (19/7) sekitar pukul 01.00 dini hari. Anggota Satres narkoba, melihat AM di pinggir jalan Rawasari Kampung Bulang, dan langsung mengamankan pelaku dan dibawa ke rumahnya di kawasan Rawasari.

”Di sana, kami mengajak Ketua RT setempat. Kami melakukan penggeledahan terhadap AM, dan ditemukan di dalam saku celananya satu bungkus permen strepsils warna ungu. Di dalam terdapat dua butir pil minion warna kuning, diduga ekstasi,” terang Efendri Ali.

Selanjutnya, di dalam rumah pelaku, anggota Satresnarkoba juga menemukan, satu tas warna hitam berisi uang sekitar Rp 4.2 juta. Uang itu diakui pelaku, dari hasil penjualan narkotika jenis ekstasi dari IK.

Kemudian, di dalam lemari juga ditemukan satu dompet hitam berisikan 8 butir pil. Diduga psikotropika jenis erimin 5, dan diakui AM barang itu miliknya. Dalam proses pengembangan kasus tersebut, Satnarkoba Polres Narkoba turut mengamankan, satu unit ponsel nokia dan sepeda motor Vario Nopol BP 3188 XX. ”Saat ini, diproses,” tegasnya.(SUHARDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here