Bang Nurdin dan Kekasih Ar-rahman

0
296
Ramon Damora

Oleh: Ramon Damora
Wartawan di Kepri

‘Kekasih Ar-rahman’ adalah lagu tentang cinta seorang kekasih kepada nakhoda. Tatkala di luar sana sang nakhoda tengah berlayar mengarungi ganasnya samudera, kekasih pun memilih mengaji Surat Ar-rahman di bilik-bilik hari.

“Nikmat-Ku yang mana lagi akan kau dustakan?” demikian Allah berfirman dalam Qur’an surat Ar-rahman. Mereka yang senantiasa berjuang menjadi kekasih-kekasih Ar-rahman, memaknai ayat ini dengan dua sikap hidup. Bersyukur dan berkarya.

Lagu ‘Kekasih Ar-rahman’ saya dedikasikan buat Gubernur Kepri H Nurdin Basirun sebagai kado HUT Provinsi Kepri tanggal 24 September nanti. Seorang pemimpin tak boleh berhenti berkarya, menyerahkan cinta terbaik bagi rakyatnya.

Pemimpin yang sarat dengan karya, selalu bekerja, biasanya akan lebih mudah memandu masyarakat untuk mensyukuri segenap nikmat pembangunan. Ya, bersyukur dan berkarya. Dua hal besar yang belakangan sering dipandang teramat kecil.

Lihatlah. Tiba-tiba hari ini kita begitu mudah berada di barisan para pembenci. Gampang memaki. Sulit memuji. Enggan berletih-letih. Bahkan mulai lupa cara berterima kasih.

Saya tak dapat menyimpan haru, tatkala rekan-rekan pers di Tanjungpinang memperdengarkan lagu ‘Kekasih Ar-rahman’ untuk pertama kali di acara pembukaan Konferwil PWI Kepri, kemarin.

Juga, merasakan kegembiraan ketika di forum yang sama Bang Nurdin langsung memberikan apresiasi dengan caranya yang khas jenaka. “Ramon, aku minta izin awak mengangkut biduan sekaligus penata musiknya ke acara-acara pemprov nanti…” kata Gubernur saat berpidato seraya kemudian memanggil Anggi, sang penyanyi, mendekat ke arahnya untuk memberikan nomor telepon pribadi.

Semua tertawa menyaksikan adegan genit itu. Termasuk Om Hepi, musisi kharismatik yang saat saya tunjukkan demo mentah Kekasih Ar-rahman kepadanya beberapa waktu lalu, langsung menawarkan diri untuk mengaransemen serta merekamnya sampai jadi dalam studionya nan asri di kawasan Seipanas, Batam.

Terimakasih, Maestro!
***

Kekasih Ar-rahman
(kepada Nurdin Basirun)

berdepan dengan
surat arrahman
jiwa tengadah
memasrah doa

kumekarkan hati
payungi kekasih
yang sedang berjaga
di tengah samudera

arrahman suci
terus mengucur
basahi kasih
mengucap syukur

kutunggu kau pulang
nakhodaku sayang
bulan kan berlinang
di tanjungpinang

fabi ayyi alaa
irabbikumaa
tukazziban

fabi ayyi alaa
irabbikumaa
tukazziban

-ramon damora –

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here