Banggar Minta Percepat Bahas APBDP

0
79
Anggota banggar DPRD Kota Tanjungpinang Petrus Sitohang bersama masyarakat di Batu 10, baru-baru ini. f-martunas/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Tanjungpinang, Petrus M Sitohang meminta agar Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemko Tanjungpinang mempercepat pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) 2018.

Jika sebagian program Wali Kota-Wakil Wali Kota terpilih hendak dimasukkan di APBDP, maka pembahasannya harus cepat dilakukan agar bisa terealisasi hingga akhir tahun.

Melihat waktu yang tersisa, kata dia, apabila pembahasan dilakukan awal September, maka selesainya bisa akhir bulan atau bahkan hingga Oktober. Sehingga sisa waktu dua bulan sangat rentan tidak bisa terlaksana program yang direncanakan.

Sesuai prosedurnya, apabila rancangan APBDP diserahkan awal September, maka butuh waktu sekitar dua minggu membahasnya sebelumnya penandatanganan KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS).

”Memang, kalau tidak banyak perubahan dari APBD induk (murni), waktu untuk membahasnya itu tak lama. Tapi kalau banyak program berubah, butuh waktu membahasnya,” jelas Petrus Sitohang, baru-baru ini kepada Tanjungpinang Pos.

Setelah itu, baru penandatanganan KUA PPAS. ”Setelah penandatanganan ini, butuh waktu lagi membahasnya sebelum akhirnya disepakati. Setelah disepakati, barulah disampaikan ke Gubernur untuk dievaluasi,” tambahnya.

Di Kantor Gubernur, setidaknya butuh waktu dua minggu sebelum dikembalikan lagi ke Pemko. Setelah itu barulah disahkan.

Apabila pembahasan dan pengesahan APBDP lambat, akan berdampak pada lambatnya pembahasan APBD murni 2019. Sebab, APBD murni 2019 sudah harus selesai dibahas akhir November.

”Pembahasan APBD murni lebih lama dari APBD Perubahan. Karena itu, kita harap September APBDP sudah tuntas dan langsung kita bahas APBD murni,” harapnya. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here