Bangun Jiwa Wirausaha Pelajar

0
415
GUBERNUR Kepri didampingi Kepsek SMAN 1 Tanjungpinang M Syafii meninjau stan bazar wirausaha pelajar kelas X SMAN 1 Tanjungpinang, Jumat (14/12) kemarin.f-yendi/tanjungpinang pos

Gubernur Launching Buku Seribu Pantun SMAN 1 Tpi

TANJUNGPINANG – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun bangga, ketika melihat bazar wirausaha pelajar di halaman SMA Negeri 1 Tanjungpinang, seperti pasar Tanah Abang Jakarta, Jumat (14/12) kemarin. Gubernur justru mengajak agar pihak sekolah dan orang tua membangun jiwa wirausaha (entrepreneurship) pada pelajar.

”Kalau konsep SMAN 1 Tanjungpinang membikin bazar ini dengan modal Rp 1 juta per kelompok anak, saya tambah Rp 1 juta. Biar omzet ke depan bisa mencapai Rp 1 miliar,” ujar H Nurdin Basiru, saat membuka SMANSA Fair 2018 dan launching buku Seribu Pantun milik SMAN 1 Tanjungpinang, Jumat kemarin.

Baca Juga :  Polres Segera Layani SIM Online

Nurdin menjelaskan, dirinya tidak menyangka, ketika pemerintah pusat memberikan penghargaan kepala daerah berjiwa entrepreneurship kepada Pemprov Kepri, baru-baru ini.

”Saya pun tambah pusing, tiap hari beri seminar tentang entrepreneurship (wirausaha) ini. Tapi tak jadi masalah, mari kita ubah pola pikir anak dan para pelajar kita agar menjadi seorang wirausaha,” tambahnya.

Mengubah pola pikir anak menjadi seorang pengusaha ini, lanjut Nurdin, sebagai modal guna menyongsong dunia industri dan usaha, pada masa mendatang. Karena, menjadi aparatur pemerintah di era sekarang, sangat sulit. Selain itu, kerja menjadi pegawai atau honorer pun sulit.

Baca Juga :  Lurah Imbau Tak Makan Sarden Mackarel

”Menjadi wirausaha itu yang lebih menjanjikan. Ajarkan anak-anak kita berusaha sejak dini. Apalagi sekarang ini, bisnis bisa dijalankan melalui online,” harap gubernur.

”Saya juga bangga dengan SMAN 1 Tanjungpinang, yang mampu membikin buku Seribu Pantun dan mendorong kreativitas pelajar, dari kegiatan SMANSA Fair 2018 ini,” tambahnya.

Kepala Sekolah SMAN 1 Imam Syafii mengatakan, kegiatan SMANSA Fair ini merupakan agenda rutin, sejak empat tahun lalu. Tujuannya untuk menumbuhkan kemampuan para pelajar dalam bidang kewirausahaan. Dalam konsep ini, para siswa telah dibimbing dalam membuat proposal, serta diberikan modal sebesar Rp 1 juta untuk memulai usahanya.

Baca Juga :  Sayur Buncis Kosong di Pasar Bincen

”Untuk penjualan produk wirausaha, siswa memanfaatkan sistem online, dan meraih keuntungan yang lumayan. Minimal anak-anak kita memiliki dasar wawasan berwirausaha sebagai bekal maju berkembang, ke depan,” kata Imam Syafii.

Selain bazar wirausaha, kegiatan dilaksanakan di SMANSA Fair 2018 ini antara lain lomba literasi, literasi jurnalistik, lomba debat Bahasa Indonesia, SMANSA Debating Competitions, desain foster, lomba vokal solo, launching buku Seribu Pantun. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here