Bangun Karimun, Pemkab Gandeng Kemenhub

0
386
BUPATI Karimun Aunur Rafiq saat mengikuti rapat dengan Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi di Kantor Kementerian Perhubungan di Jakarta. F-ISTIMEWA

Bupati Karimun Aunur Rafiq dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi belum lama ini melaksanakan pertemuan untuk membahas tentang pembangunan infrastruktur.

KARIMUN  –  Pada pertemuan itu turut serta Sekda Karimun Muhd Firmansyah, Kadis Perhubungan Fajar Harison Abidin, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Abdullah. Pertemuan dilaksanakan di Kantor Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bertempat di Ruang Rapat Menteri Perhubungan Jalan Merdeka Barat, Jakarta.

Kepada Menteri Perhubungan, Aunur Rafiq melaporkan tentang permasalahan di sektor perhubungan. Saat ini, Karimun belum memiliki pelabuhan bebas yang mampu menampung kapal-kapal bertonase 1.000 DWT atau lebih.

Sedangkan lokasi pelabuhan umum dan pelabuhan kargo saat ini sudah tidak layak. Sebab, lokasi untuk penempatan pelabuhan yang terbatas dan berada di tengah pusat kota. Sehingga, aktivitas saat ini menyebabkan kemacetan lalu lintas dan menghasilkan sampah dan debu.

”Kita menyampaikan soal bandara yang representatif; serta kebutuhan penambahan sarana dan prasarana pelabuhan penyeberangan dan konektivitas pulau-pulau yang ada. Selain itu, juga membahas potensi, kondisi dan kendala pada sarana dan prasarana perhubungan,” terang Rafiq.

Rafiq juga menyampaikan kepada Budi Karya Sumadi terkait pelabuhan bongkar muat di Parit Rampak, dan rencana pembangunan pelabuhan feri internasional Tanjung Penagak, Pelabuhan Malarko, Bandar Raja Haji Abdullah di Sei Bati serta pelabuhan penyeberangan skala kecil (short sea ferry shipping) lintas pulau Karimun-Pulau Parit.

Kepada Menteri Perhubungan itu, ia berharap terealisasinya pelabuhan bongkar muat dan peabuhan feri internasional dari lokasi lama ke lokasi baru. Tujuannya untuk peningkatan pembangunan Pelabuhan Parit Rampak, Pelabuhan Malarko.

Hal lainnya juga menyampaikan, peningkatan pembangunan Bandara Raja Haji Abdullah dan pelabuhan penyeberangan skala kecil (shirt sea ferry shipping). ”Jika terealisasi dapat membawa dampak kemajuan Kabupaten Karimun. Tentunya sangat berdampak, pada meningkatkan roda perekonomian serta kesejahteraan masyarakat bawah dengan terciptanya lapangan kerja baru,” terangnya.(ALRION)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here