Bangun Keagamaan Raih Keberkahan

0
100
H Nurdin Basirun dan H Syahrul saat mewisuda 1.00 santri se-Kota Tanjungpinang di Lapangan Pamedan, Sabtu (8/12). f-ISTIMEWA

Pemko Mewisuda 1000 Santri se-Kota Tanjungpinang

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengatakan bahwa keseimbangan pembangunan didaerah harus terus dilakukan. Karena masing-masing indikator yang ada tidak bisa berdiri sendiri dan harus saling melengkapi.

TANJUNGPINANG – ”Kita boleh bangun daerah menjadi sukses dan terdepan dengan kelengkapan infrastruktur, sarana dan prasarana namun bidang keagamaan harus seimbang untuk ditingkatkan juga,” ujar Nurdin saat menghadiri Wisuda 1.000 santri Taman Pendidikan Quran (TPQ) se-Kota Tanjungpinang di Lapangan Pamedan, Jalan Ahmad Yani, Sabtu (8/12) pagi.

Bidang keagamaan, menurut Nurdin hal yang paling penting, selain meningkatkan kualitas sumber daya manusia juga untuk keberlangsungan daerah agar tetap dalam lindungan yang maha kuasa.

”Allah SWT yang memiliki ini semua sudah sepantasnyalah kita utamakan kewajiban kita dalam meningkatkan syiar agamanya,” lanjut Nurdin.

Untuk itu, Nurdin mengajak semua pihak bersama-sama untuk berkontribusi secara maksimal untuk bagaimana melakukan pembinaan keagamaan ini dapat berjalan meriah dan berwujud nyata menghasilkan generasi muda yang berkualitas.

”Ini merupakan awal yang tepat agar para generasi muda memiliki bekal yang cukup menghadapi masa depan,” kata Nurdin.

Pemerintah dikatakan Nurdin juga akan ikut berusaha, salah satunya dengan meningkatkan kesejahteraan para guru-guru TPQ serta ustaz dan ustadzah, untuk itu diharapkan agar mereka dapat terus menyalurkan ilmu-ilmu keagamaan yang maksimal.

”Insya Allah tahun depan kita anggarkan insentif bagi para guru TPQ, ustadz dan ustadzah,” tambah Nurdin lagi.

Dalam kesempatan Nurdin bersama Wali Kota Tanjungpinang H Syahrul menyerahkan secara simbolis Insentif dan sertifikat kepada 10 santri terbaik.

Sementara itu, Asisten 1 bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Tanjungpinang, Drs. H. Ahadi selaku ketua panitia mengatakan dalam laporannya wisuda seribu santri ini berasal dari TPQ Se-Kota Tanjungpinang yang merupakan kali ketiga pelaksanaanya sejak tahun 2015 lalu. ”Para santri yang diwisuda telah diseleksi oleh tim seleksi dari TPQ di empat kecamatan di kota Tanjungpinang. Ini merupakan kali ketiga Pemko Tanjungpinang melaksanakan kegiatan ini,” ungkap Ahadi.

Walikota H Syahrul dalam sambutannya mengucapkan selamat dan sukses kepada para santri yang telah menyelesaikan pendidikan di setiap TPQ. Ia berpesan agar para santri bisa mewujudkan nilai-nilai akhakul karimah di tengah perkembangan dunia saat ini.

”Saya juga berterima kasih kepada para guru TPA/TPQ yang sudah memberikan ilmunya kepada para santri. Saya berpesan kepada para santri jangan berhenti untuk belajar Alquran. Ini bukan tahap akhir, wisuda merupakan langkah awal untuk memperdalam menghayati Alquran,” pesan Syahrul.

Syahrul juga mengatakan dalam upaya menciptakan Tanjungpinang sebagai pusat peradaban kebudayaan dan mewujudkan masyarakat yang Qurani, akan dibangun sebuah Quran Center yang sudah dianggarkan melalui APBD Kota Tanjungpinang.

“Insya Allah akan kita bangun Quran Center dengan menggelontorkan dana sekitar Rp5 milyar. Kami mohon doa dan restunya agar anak-anak generasi penerus ini dapat belajar Alquran dan kita wujudkan generasi yang Qurani,” ungkapnya.

Sebelumnya, Gubernur Nurdin bersama Sekdaporv Kepri TS Arif Fadillah berada di Kabupaten Karimun, tepatnya di Dusun Niur, Kecamatan Moro, Jumat (7/12) malam untuk bersilaturahmi bersama masyarakat dan menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Dalam peringatan Maulid Nabi tersebut mengundang penceramah yakni Ustadz H Windu Wijaya yang dalam tauisyahnya membahas tentang pentingnya salat sebagai tiang agama dalam kehidupan.

Dalam sambutannya, Nurdin bertekad untuk menjadikan Kepulauan Riau daerah yang berlandaskan keagamaan yang kokoh dengan alquran sebagai pedoman hidup masyarakatnya, agar dapat menjadikan Kepulauan Riau memiliki SDM yang berakhlak yang mulia serta sukses pembangunan daerahnya. Apalagi untuk menghadapi perkembangan zaman yang terus berubah dengan melesatnya teknologi informasi saat ini, sumber daya manusia didaerah dikatakan Nurdin harus mampu bersaing.

”Era revolusi industri 4.0 diharapkan berada digenggaman kita, SDM harus mampu berdiri ter depan dan memenagi persaingan, untuk itu mulai dari sekarang kita bangun,” ajak Nurdin.

Sumber daya yang berkualitas tersebut, menurut Nurdin tentu memiliki pedoman dalam menjalankan hidup yakni alquran dan hadist serta tentunya teladan hidup dari Rasulullah SAW yang patut untuk di contoh.

”Teladan hidup Rasulullah merupakan cerminan yang sangat tepat jika kita ingin sukses didunia juga tentunya di akhirat, contoh lah beliau karna tidak ada keraguan sedikitpun, tinggal kita berusaha dan berupaya,” pesan Nurdin. (ABAS-SUHARDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here