Bangun Quran Center di Lingga

0
864
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun menandatangani prasasti peresmian Ar-Raudah (Quran Center Lingga) di Masjid Babul Khairat, Kampung Baru, Dabo Singkep, Senin (4/6).f-istimewa/humas pemprov kepri

Gubernur Kepri H. Nurdin Basirun bertekad terus memberikan sumbangsih yang maksimal dalam pembangunan Sumber Daya Manusia di Kepri. Yang terutama adalah generasi yang berkarakter islami dan cinta alquran.

LINGGA – ”Dengan pengembangan Alquran ini, kita jadikan pembangun daerah kita yang berbasis islami,” kata Nurdin saat buka puasa bersama sekaligus peresmian Ar-Raudah (Quran Center Lingga) di Masjid Babul Khairat, Kampung Baru, Dabo Singkep Lingga, Senin (4/6).

Nurdin berharap, dengan adanya Quran Center ini maka tugas masyarakat untuk menggerakan generasi muda mereka. Para orang tua juga harus mendorong anak anak mereka untuk ikut perpartisipasi aktif.

Baca Juga :  Saudaraku, Jangan Lupakan Kepri

”Ini merupakan tugas kita bersama dalam membangun akhlak terpuji. Semua harus bergerak,” lanjut Nurdin.

Sementara Ketua Masjid Ustadz Arifin mengaku senang dengan kedatangan rombongan Safari Ramadan Gubernur seraya mengucapkan terimakasih dan bersyukur.  Kemudian Gubernur beserta rombongan menunaikan Salat Isya di Masjid Az-Zulfa. Nurdin berpesan untuk bersama-sama membangun taqwa yang cemerlang.

Jangan berpikiran status sosial dimana cuma di duniawi saja. ”Mari menjadi imam dan makmum yang baik dan bangun salat beramai-ramai, tidak bangun untuk didunia saja tapi di akhirat juga,” kata Nurdin.

Baca Juga :  Enam Pelabuhan di Kepri Dibangun Bertahap

Sahur di Tanjung Kelit
Sehabis menunaikan Salat Tarawih, Gubernur beserta rombongan singgah ke Tanjung Kelit. Tanjungkelit menjadi salah satu daerah yang sering disinggahi Gubernur Nurdin dalam beberapa kesempatan.

Di sini Nurdin tampak bercengkerama dengan masyarakat yang selalu antusias menyambut kehadirannya. Nurdin langsung meninjau pembangunan masjid. Nurdin juga bercengkerama bersama anak-anak sambil tanya jawab dengan pertanyaan tentang keagamaan. ”Anak-anak kita dipulau ini pandai-pandai, tinggal kita ajar dan didik yang baik,” kata Nurdin.

Nurdin juga berpesan, masyarakat yang berada di tanjung kelit, terlebih yang tinggal di pantai, untuk menjaga lingkungan setempat. ”Jangan buang sampah di laut ya, karena laut sumber kehidupan kita,” kata Nurdin.(MARTUNAS-SUHARDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here