Bangun Sumur dan Transfer Ilmu

0
229
MAHASISWA STT Ibnu Sina Batam menggali sumur di Tanjungsiambang, Dompak saat KKL di Tanjungpinang, Minggu (22/4). F-istimewa

Mahasiswa STT Ibnu Sina Batam KKL di Empat Wilayah di Kepri

Pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Sekolah Tinggi Teknik (STT) Ibnu Sina Batam sukses digelar di empat wilayah. Kehadiran mereka membantu warga, salah satunya dengan menggali sumur hingga transfer ilmu.

TANJUNGPINANG – Program yang dijalankan terlaksana baik di Kota Batam, Tanjungpinang, Kabupaten Karimun dan Kabupaten Bintan.

Agenda tahunan ini sebagai perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi (Pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat). Beberapa program yang dijalankan, seperti penyuluhan, transfer pengetahuan tentang kerajinan tangan yang memanfaatkan sampah daur ulang kepada masyarakat.

Kemudian, ada pengerjaan fisik yakni pengecatan masjid, membersihkan fasilitas umum dan sosial, membuat MCK, sumur, pelantar, mengadakan lomba kepada anak-anak, pengajian hingga program penanaman bakau.

Jumlah mahasiswa STT yang KKL tahun ini adalah 219 orang. Di pengerjaan Fisik, masing-masing kelompok KKL disambut pejabat setempat. Seperti di Karimun, penyambutan dilakukan oleh Asisten I Pemkab Karimun, Muhammad Tang, MM.

Di Tanjungpinang, mereka disambut Asisten I Pemko Tanjungpinang, Drs. Ahadi. Sementara di Bintan disambut Camat Teluk Sebong, Sri Heny, M.Si.

Muhammad Tang sangat mengapresiasi jajaran STT Ibnu Sina karena telah memilih Karimun sebagai tempat KKL. Katanya, beberapa program yang diberikan sangat berdampak kepada masyarakat.

Apalagi lokasi yang dipilih di Pangke merupakan pantai yang perlu dikembangkan. ”Kami sangat berterima kasih karena telah memilih Karimun. Apa yang dilakukan semoga dapat dirasakan masyarakat ke depan,” ujarnya saat penyambutaan peserta KKL, Kamis (19/4).

Senada juga disampaikan Ahadi, katanya, pemerintah sangat mendukung kegiatan seperti ini. Banyak hal positif yang dapat diterima masyarakat dari transfer pengetahuan yang diberikan.

”Kegiatan KKL STT Ibnu Sina Batam sejalan dengan program pemerintah Kelurahan Dompak yang akan menjadikan Tanjung Siambang dan Tanjung Setum sebagai Kampung Wisata dengan memberdayakan potensi daerah dan masyarakat tempatan,” ujar Ahadi.

Ketua STT Ibnu Sina Batam Ir.Larisang, MT. IPM mengatakan, pengabdian ini merupakan salah satu mata kuliah yang wajib diambil mahasiswa.

Mahasiswa hadir untuk kepentingan dan kemanfaatan bagi masyarakat dan mereka harus menjadi contoh terbaik walaupun sederhana namun manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat, itu yang terpenting.

”Beberapa program mahasiswa didiskusikan dengan para pembimbing sebelum direalisasikan. Dan emang salah satu tujuan kita adalah memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan KKL Tahun Akademik 2017/2018 tahun ini, merupakan catatan sendiri karena keikutsertaan mahasiswa terbanyak dan dilakukan di empat daerah di Provinsi Kepri.

Rangkaian kegiatan KKL ini awalnya dilakukan di Kota Batam. Seluruh peserta ditemani para pembimbing mendatangi sekolah, Industri Kecil Menengah (IKM), PKK dan lainya untuk memberikan penyuluhan atau materi-materi peningkatan produktivitas.

Kegiatan ini, sudah berjalan beberapa pekan lalu. Sementara untuk kegiatan di Tanjungpinang, Karimun dan Bintan dilakukan selama empat hari, mulai Kamis (19/4) hingga Minggu (22/4).

Di sana, selain melakukan penyuluhan juga ada pengerjaan ragam fasilitas umum, seperti membuat MCK, sumur, pengecatan masjid hingga gotong-royong.

Penempatan peserta KKL di Kabupaten Bintan berada di Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong. Sementara Kota Tanjungpinang berada di Kelurahan Dompak Kecamatan Bukit Bestari dan di Karimun berada di Desa Pangke Kecamatan Meral.(ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here