Banjir Hancurkan Proyek

0
364
BUPATI Natuna Hamid Rizal meninjau proyek yang rusak akibat banjir, kemarin. F-HARDIANSYAH/tanjungpinang pos

Bupati Natuna Hamid Rizal bersama Sekda Natuna dan sejumlah OPD meninjau langsung lokasi proyek yang hancur diterpa banjir yang melanda Natuna sejak tiga hari lalu.

NATUNA – Proyek yang rencananya akan diresmikan dalam waktu dekat ini di beberapa lokasi mengalami kerusakan yang cukup parah, mulai dari amblasnya pondasi karena tergerusnya air sampai patahnya tiang pijakan.

”Sebetulnya jadwal di luar Natuna sangat padat sekali, namun melihat kondisi cuaca di Natuna tidak mungkin diabaikan begitu saja. Makanya kita langsung tinjau sejumlah lokasi bangunan yang rusak. Dan jadwal di luar saya pending dulu,” tegas Bupati Hamid saat melihat langsung kondisi bangunan yang hampir ambruk, Selasa (16/1).

Dikatakannya, bangunan pusat informasi Wisata atau Tourist Information Centre (TIC) Natuna yang baru selesai dibangun, terletak di bagian timur Kawasan Natuna Gerbang Utaraku (NGU), terkena imbas dari cuaca buruk yang terjadi belakangan ini.

”Kalau melihat kerusakan yang ada ini jelas parah sekali cuaca yang terjadi sampai membuat tergerusnya pondasi yang ada. Kita minta kepada pihak ketiga untuk bisa membangun drainase,” katanya.

Hal senada disampaikan Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Natuna, Erson Gempa Apriandi menuturkan, sejak sepekan terakhir ini cuaca ekstrem melanda Natuna, sehingga mengakibatkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan yang cukup parah.

”Kejadian semua ini diakibatkan oleh alam, tidak ada yang bisa menghentikannya. Diperparah lagi air sungai di Masjid Agung meluap dan ombak kuat yang mengakibatkan kerusakan bangunan di beberapa titik,” jelas Erson.

Pembangunan Tourism Information Centre ini sebagai pusat informasi objek wisata yang ada di Kabupaten Natuna. Pembangunannya baru selesai dilaksanakan pada akhir Desember 2017.

”Bangunan sekuat apapun jika cuaca ekstrem seperti kemarin lalu tidak akan ada yang tahan dan pasti rusak. Walau bagaimana pun konstruksinya kalau hujan deras dan angin kencang, tak akan tahan juga,” ungkapnya.

Pihaknya berharap pekerjaan tersebut bisa segera diperbaiki jangan sampai menimbulkan korban jiwa. ”Kita juga meminta kepada pihak ketiga untuk bisa segera memperbaikinya. Karena bisa sangat rawan nanti,” pungkasnya.(HARDIANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here