Banjir, Janji akan Diselesaikan

0
291
Alat berat kobe menggali tanah dan sampah berada di dalam drainase Jalan DI Panjaitan. f-Andri Dwi S/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG -Penanganan banjir menjadi salah satu janji kampanye yang disampaikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, H Syharul-Hj Rahma.

Terkait hal ini pun perlu terus diingatkan dan disampaikan berbagai pihak, termasuk anggota DPRD Tanjungpinang.

Waka Komisi III DPRD Tanjungpinang, Ashady Selayar menuturkan, aduan persoalan banjir sudah banyak diterima. Dari berbagai kawasan, mulai dari warga Barat-Kota, Bestari dan yang paling banyak dari masyarakat di Tanjungpinang timur.

Ia mengakui, hujan turun meski hanya sebentar, beberapa kawasan akan tergenang air seperti yang beberapa waktu lalu. Hal ini tidak bisa dianggap sepele karena sudah merugikan masyarakat.

Sesuai informasi yang diterima melalui dinas teknis yaitu PU Kota Tanjungpinang melalui bidang SDA, ada 14 titik lokasi banjir di Tanjungpinang.

Diantaranya, Kawasan Cendrawasih, Sidojasa, Sidojadi, Sulaiman Abdullah, Jalan Pemuda, Suka Berenang, Kawasan Taman Harapan Indah, New City Bintan Plaza, Jalan Sri Andana, Kuantan, Pasopati atau kawasan bandara, Tugu Tangan dan Bandara Asri Jalan Nusantara.

Ia menegaskan, menyelesaikan persoalan banjir di Tanjungpinang sudah tidak bisa hanya mengandalkan APBD Kota Tanjungpinang. Solusinya meminta bantuan ke pusat melalui kementerian terkait.

Dituturkannya, penanganan banjir juga bisa melalui BWS Kepri. Bahkan sudah melakukan pertemuan dengan Kementrian PUPR bidang BWS di Jakarta.

”Hanya saja informasinya tahun 2018 dan 2019 ini, Pemko Tanjungpinang tidak dapat bantuan dari BWS. Kendalanya apa itu yang belum diketahui,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos.

Sebelumnya, sesuai hasil komunikasi, BWS Kepri siap membantu. Itu sudah dibuktikan di 2017 dengan membantu penanganan banjir dibeberapa titik.

”Pihak BWS bersedia akan membantu,” tuturnya lagi.

Meski demikian, ada beberapa syarat yang harus disiapkan yaitu master plan yang rencananya dikerjakan tahun ini.

”Ini mungkin penghambat belum menerima bantuan kembali. Sesuai kebutuhan, menurutnya ada empat lokasi perlu diselesaikan terlebih dahulu, menyusul kawasan lainnya,” ucapnya.

Beberapa kawasan yang dianggap perlu yaitu, Sulaiman Abdullah yang perlu pembebasan lahan pembuatan retensi.

Bandara Asri, Tugu Tangan dan Jalan Cendrawasih, Batu 8 Atas.

Terkait penanganan banjir lainnya, juga perlu sesuai dengan kemampuan anggaran. Menurutnya, keluhan dari masyarakat terkait banjir sudah sangat banyak. Ini menjadi salah satu persoalan yang harus bisa ditangani di masa kepemimpinan wali kota dan wakil wali kota. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here