Banjir Mengepung Tanjungpinang

0
80
Ruas jalan di depan SPBU Batu Enam dilanda banjir, Selasa (30/10) siang kemarin. f-patria/tanjungpinang pos

Satu Jam Diguyur Hujan Deras

Hujan deras yang menguyur Kota Tanjungpinang, membuat sejumlah jalan utama banjir, Selasa (30/10) siang.

TANJUNGPINANG – Sejumlah rumah toko (ruko) di pinggir jalan raya juga terendam air. Beberapa komplek perumahan juga dilanda banjir. Titik banjir di Tanjungpinang dari tahun ke tahun terus bertambah. Seperti Jalan Pemuda misalnya, meskipun sudah di revitalisasi drainasenya dengan anggaran menelan biaya Rp7,99 miliar tetap saja banjir, namun tidak separah sebelum direvitalisasi.

Banjir di ruas jalan utama juga mengakibatkan puluhan sepeda motor mogok terjebat banjir. Bahkan pengendaraan terpaksa mendorong motornya, karena mogok.

Banjir di Tanjungpinang masih menjadi momok bagi warga. Belum ada solusi yang ditawarkan pemerintah untuk mengatasi banjir. Salah satu banjir terparah di depan SPBU Batu Enam. Akibatnya, terjadi antrean kendaraan panjang. Beberapa kendaraan akan mengisi BBM di SPBU tersebut.

Pantauan Tanjungpinang Pos, beberapa titik banjir lainnya muncul di kawasan RH Fisabillah Batu 8 atas, dimana titik banjir ini muncul dari drainase dari hulu Komplek Batu 8 Atas, yang muncul saat hujan deras.

Beberapa kios warga, turut terkena dampak. Bahkan kendaraan roda dua yang melintas, tak sedikit pula yang mendadak berhenti karena banjir. Banjir ini terjadi hampir kurang lebih satu jam.

Pengendara roda dua, Rizal Saputra pemilik kios yang terkena dampak banjir lumpur di kawasan Batu 8 atas, mengeluhkan setiap hujan deras kawasan tempat tinggalnya sudah menjadi langganan banjir.

Dia mengaku, saat hujan deras turun spontan langsung memindahkan barang-barang jualannya ke tempat lebih tinggi, supaya tidak basah. ”Banjir ini dampak pembangunan perumahan batu 8 pembakaran mayat,” ujarnya ketus.

Tak hanya dirinya, Chandra korban banjir yang kendaraannya mendadak berhenti menimpal bahwa banjirnya cukup deras. Bagi kendaraan yang kecil, kata dia pasti bakal berhenti karena derasnya air yang mengalir dari arah perumahan atas turun ke jalan.

”Saya lihat tadi, banyak juga motor yang tibat-tiba mati, karena banjir ini,” celetuknya. (SUHARDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here