Bank Mandiri Normalisasikan Saldo Nasabah

0
110
SALAH seorang nasabah Bank Mandiri saat mengecek uang di tabungannya melalui ATM di Tanjungpinang, kemarin. f-istimewa

JAKARTA – Bank Mandiri saat ini tengah melakukan pemeliharaan/maintenance sistem teknologi informasi untuk meningkatkan layanan transaksi keuangan nasabah.

Menurut Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas, dalam proses pemeliharaan dan peningkatan kualitas sistem IT tersebut, berdampak pada berubahnya nilai saldo sebagian nasabah.

Bank Mandiri saat ini sedang melakukan normalisasi saldo rekening yang terdampak pemeliharaan sistem IT tersebut.

”Kami memohon maaf atas kejadian ini. Saat ini kami sedang melakukan normalisasi saldo nasabah dan kami juga memastikan bahwa dana nasabah tetap aman serta tidak hilang,” kata Rohan Hafas, Sabtu (20/7).

Pihak Bank Mandiri mempersilahkan nasabah yang ingin melakukan pengecekan rekening tabungannya ke kantor cabang Bank Mandiri.

Rohan meminta nasabah untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

”Kami pastikan rekening nasabah, aman,” tegas Rohan. Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi: mandiri call 14000, +62-21-52997777.

1,5 Juta Rekening Berubah
Perubahan 1,5 juta rekening nasabah Bank Mandiri pada Sabtu (20/7) pagi tadi ramai dibicarakan oleh warganet.

Jumlah saldo di rekening tabungan para nasabah Bank Mandiri tersebut ada yang jumlahnya berkurang, raib maupun bertambah.

Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas memastikan bahwa semua rekening nasabah yang terdampak perubahan saldo akan tertangani dengan baik. Saldo nasabah yang berkurang akan dikembalikan jumlahnya sama seperti sebelumnya.

Lalu bagaimana dengan nasabah yang saldonya mengalami penambahan jumlah? Terkait hal itu Rohan mengatakan tidak ada pembeda, jumlah saldo nasabah tersebut akan tetap kembali seperti semula.

”Sama saja, mau yang (saldo) bertambah atau berkurang akan kembali seperti sebelumnya,” tutur Rohan di Plaza Mandiri, Jakarta.

Terkait dugaan adanya nasabah yang langsung melakukan tarik tunai begitu melihat saldonya bertambah, Rohan menyakini hal itu kecil kemungkinannya bisa terjadi.

Pasalnya, selama saldo nasabah mengalami perubahan, pihaknya tengah memblock sementara rekening para nasabah Bank Mandiri. Karena itu nasabah Bank Mandiri sempat tidak bisa melakukan tarik tunai maupun melakukan transaksi pembayaran.

”Kan diblock dulu (rekening nasabah Bank Mandiri, red) untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, jadi nggak bisa diambil. Nanti ketahuannya harus dicek satu-satu supaya benar. Kami juga sudah punya back up lewat mutasi nasabah,” tandas Rohan.

Nasabah di Batam sempat panik lantaran belum tahu ada perubahan itu. Nasabah menduga uangnya sudah raib semua.

Sehingga beredar keluhan-keluhan dan informasi di berbagai grup WhatsApp berbunyi ‘All…siapa saja yg memiliki uang di bank mandiri…mohon di cek uang Anda…tadi pagi pas mau ambil uang di pasar…ketahuan saldo saya “0” rupiah…no saldo at all…call 14000 gak ada yg connect. ini hari sabtu. biasa bank mandiri tutup..setelah cari info ternyata…ada yg buka yaitu di bank mandiri cab jl.imam bonjol – nagoya.. sampe sana setelah ambil buku rek dan ktp ke rumah…ternyata…puluhan orang ngantri dengan case yg sama..ni masih nunggu antrian…mohon cek saldo masing2,” demikian bunyi pesan di WA tersebut.

Nasabah Sempat Panik
Beredar video nasabah Bank Mandiri cabang Tanjungpinang dihebohkan dengan saldo di rekening mereka yang mendadak berubah drastis. Ada yang menduga saldo di rekening tabungannya hilang seketika.

Salah satu nasabah, Viza (35) menyampaikan, bahwa ramai-ramai nasabah mendatangi Bank Mandiri, mereka datang hanya untuk menanyakan kepastian, mengecek saldo tabungannya, serta memastikan kepada pengelola bank terkait kejadian itu.

Viza menceritakan, hampir semua nasabah terlihat resah mendapati saldo tabungan eror, mulai dari berkurang hingga bertambah drastis. Bahkan, sebagian nasabah tampak kebingungan lantaran saldo di rekeningnya berkurang. ”Ramai-ramai datang ke sini, untuk memastikan kenapa saldo mereka berkurang,” ujar Viza menceritakan.

Replikasi sistem PT Bank Mandiri Tbk mengalami error sehingga uang nasabah raib dan mereka gagal melakukan transaksi sejak Sabtu (20/7/2019) pagi.

Banyak nasabah Bank Mandiri mengeluhkan kasus berubahnya saldo rekeningnya. Ada nasabah yang mengaku saldonya berkurang, ada juga yang mengaku saldonya bertambah dengan sendirinya.

Sejumlah nasabah yang panik langsung mendatangi kantor Bank Mandiri. Terkait kejadian tersebut, Polda Kepri langsung merespon info yang berkembang di masyarakat, selanjutnya berkoordinasi dengan pihak Bank Mandiri sebagai langkah tindak lanjutnya.

Dari info Area Head Bank Mandiri Eilayah Kepri Wisnu Jatmiko, bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan pemeliharaan sistem teknologi dalam rangka peningkatan pelayanan transaksi keuangan nasabah, dan terdapat 32 cabang Bank Mandiri.

Dalam prosesnya maka sementara waktu akan berdampak pada sistem IT yang saat ini dilakukan normalisasinya. Bank Mandiri juga memastikan bahwa dana nasabah tetap aman serta terjamin aman tidak akan berkurang.

Sebagai bentuk pelayanan pihak Bank Mandiri Cabang Nagoya membuka layanan dan memberikan penjelasan kepada masyarakat. (jpnn/ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here