Banyak Lubang, Rawan Kecelakaan

0
836

PU Lambat Perbaiki Jalan Raya

TANJUNGPINNAG – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tanjungpinang dinilai ingkar janji karena tidak memperbaiki jalan berlubang di kawasan Komplek Bintancenter (Bincen).

Padahal, beberapa waktu lalu, Dinas PU melalui Kabid Bina Marga Pemko Tanjungpinang berjanji akan memperbaiki jalan raya sebelum pelaksanaan MTQ. Nyatanya, pelaksanaan MTQ sudah selesai sejak April namun jalan raya belum juga diperbaiki hingga kini.

Untuk anggaran pemeliharaan rutin sudah dialokasikan di APBD Murni 2017 senilai Rp 540 juta. Tapi, sampai pertengahan Mei ini, belum satupun perbaikan jalan yang dilaksanakan.

Kondisi jalan berlubang ini dikhawatirkan dapat membuat pengendara roda dua atau empat celaka akibat terperosok ke lubang-lubang yang menganga di jalan raya.
Kabid Binamarga Dinas PU Kota Tanjungpinang, Zulhairi pernah mengatakan, bahwa pihaknya akan segera memperbaiki jalan berlubang tersebut. Ini merupakan pekerjaan swakelola yang artinya tidak perlu dilelang dan rutin dilaksanakan selama setahun. Sehingga ketika ada jalan yang berlubang bisa segera diperbaiki.

Baca Juga :  TNI dan Nelayan Diberi Pelatihan Rumput Laut

”Rencananya memang akan diperbaiki sejak April lalu, sebelum MTQ. Tapi sampai sekarang memang belum ada satupun jalan berlubang yang diperbaiki,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, melalui sambungan selulernya.

Ia mengaku sedang berada di Yogyakarta untuk mengikuti diklat sampai dengan Agustus mendatang. Bukan, hanya kegiatan pemeliharan rutin saja yang belum dilaksanakan, rehabilitasi atau perbaikan berkala seperti overlay jalan raya juga belum dilaksanakan.

Pemko Tanjungpinang melalui, Dinas PU tahun ini mengalokasikan anggaran pemeliharaan berkala sekitar Rp 3,5 miliar. Anggaran ini di bagi di dua tempat. Pertama senilai Rp 1,5 miliar untuk kawasan Kelurahan Tanjung Ayun Sakti tepatnya di Lorong Lemba Purnama.

Ini merupakan pekerjaan lanjutan sepanjang 1,5 kilometer akan diselesaikan. Serta senilai Rp 2 miliar untuk peningkatan jalan di Pulau Penyengat. Ini rencananya bukan bentuk aspal melainkan berupa paving blok. Ia mengaku, selama mengikuti diklat, pekerjaan hanya di monitoring saja. Lambatnya pelaksanaan dinilai karena pegawai di bawah pimpinannya ada yang masih baru.

Baca Juga :  Bazar MTQ Ramai Dikunjungi Masyarakat

”Mungkin masih mempelajari berkas dan aturannya,” tambahnya singkat.
PPTK Pemeliaraan rutin jalan Bina Marga PU Kota Tanjungpinang, Arif mengatakan, pihaknya ingin melakukan penambalan jalan berlubang yang berada di Komplek Bincen. Hanya saja, masih terkendala hujan yang melanda Tanjungpinang akhir-akhir ini.

Kemudian, kata dia, perlu menyiapkan teknis kerja yang lebih matang lagi. Karena volume akses jalan tersebut selalu ramai di lintas oleh pengendara sepeda motor maupun mobil.
Mulai dari berbagai arah di antaranya Pasar Bestari Bincen hingga Tanjunguban dan dari arah masuk gapura dan lainnya.

”Ini yang perlu kita siapkan lebih matang lagi. Sehingga tidak mengganggu arus lalulintas pengendara yang melintasi di jalan tersebut,” ucap dia.

Rencana jalan berlubang itu akan kita cor beton. Supaya tidak rusak lagi. Penyebab jalan di Bincen bisa rusak, katanya, pihak develover dahulu tidak melakukan perataan tanah yang dicampur dengan batu kerikil atau batu berukuran kecil.

Baca Juga :  Harga Daging Ayam Makin Naik

Sehingga jalan yang sudah diaspal tidak memiliki kekuatan dan tak bertahan lama. Seharusnya, sebelum pengaspalan, terlebih dahulu jalan tersebut ditabur dengan batu berukuran kecil hingga rata dengan tanah. Setelah rata, baru jalan tersebut dilakukan pengaspalan.

Rini, salah satu warga menilai kinerja pegawai Dinas PU Kota Tanjungpinang lambat. Sudah seharusnya, jalan berlubang segera di perbaiki. Bahkan sesuai aturan, paling lambat 7X24 jam jalan rusak harus diperbaiki. Bila tidak, saat ada kecelakaan maka korban dapat mengugat pemerintah. Ini juga yang perlu diketahui masyarakat.(DESI-ANDRI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here