Banyak Pelanggaran Pemilu Terjadi di Batam

0
447
Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Provinsi Kepri, IdrisF-Andri Dwi S/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kepri paling sering menerima laporan pelanggaran Pemilihan umum (Pemilu) Serentak 2019 terjadi di daerah Kota Batam. Hal ini berdasarkan laporan yang disampaikan Bawaslu Kota Batam ke Bawaslu Provinsi Kepri.

Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Provinsi Kepri, Idris mengatakan, Bawaslu Kota Batam menemukan tiga jenis pelanggaran. Ada jenis pelanggaran adminitrasi, kode etik dan pidana.

Tiga jenis pelanggaran berdasarkan hasil temuan Bawaslu Kota Batam di lapangan. Mulai dari menditribusikan logistik untuk kebutuhan Pemilu tidak tepat pada waktunya, membongkar kotak suara tidak sesuai dengan jadwal, mencoblos surat suara, memberikan hak pilih kepada pemilih yang bukan haknya dan masih banyak lagi pelanggaran yang ditemukan di lapangan oleh Bawaslu Kota Batam.

Baca Juga :  Setara dan Anak Pinang Bangun Kekuatan

Salah satunya perbedaan angka perolehan suara milik peserta Pemilu 2019 yang tertulis di fom C1. Baik itu fom C1 milik partai politik (parpol) sampai dengan calon peserta Pemilu lainnya.

”Ya, solusinya kita minta kembali mengacu pada perolehan suara pada fom C1 plano,” kata Idris kepada Tanjungpinang Pos, Senin (29/4).

Sedangkan jenis pelanggaran lainnya, kata dia, pihak Bawaslu Kota Batam sedang memproses temuan tersebut. Salah satunya melakukan investigasi.

”Saya rasa Bawaslu kabupaten/kota lainnya juga sedang proses temuan pelanggaran Pemilu,” sebut dia. (dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here