Banyak Sekolah Tak Ada Internet

0
109
BUPATI Natuna Hamid Rizal ketika memberikan arahan kepada siswa sebelum mengikuti UNBK. F-dokumen/tanjungpinang pos
Hingga kini persoalan internet masih menjadi perhatian Pemerintah Daerah Kabupten Natuna, dan Pemerintah Pusat agar seluruh kantor pelayan dan sekolah di Natuna bisa tersambung internet.

NATUNA – Hal itu sudah menjadi target Pemerintah Daerah Kabupten Natuna, dalam hal ini Dinas Kominfo Kabupaten Natuna untuk bisa memasukkan jaringan internet di setiap kantor pelayanan maupun di sekolah.

Karena hingga saat ini, hampir 80 persen jaringan internet seluler sudah 4G. Namun untuk layanan fiber optik, atau pun nirkabel (wireless), masih belum terjangkau pada setiap tempat layanan publik seperti Kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, kelurahan, desa, puskesmas sampai di sekolah.

”Dengan ketiadaan jaringan internet di setiap tempat pelayanan masyarakat, dan sekolah yang akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) prioritas masih ada yang belum terpasang jaringan internet. Membuat kami terus mengupayakan segalanya akan terwujud,” Kata Kadis Kominfo Natuna Raja Darmika, saat dihubungi disela acara sosialisasi Perpres 95 tahun 2019 di Hotel Bidakara Jakarta, Jumat (29/3).

Ia mengaku, berdasarkan data yang diperoleh tim perencanaan dan statistik Dinas Kominfo masih banyak target capaian bagi Pemerintah Daerah dan pusat untuk bisa mengadakan internet pada lokasi tempat pelayanan publik dan sekolah yang prioritas UNBK.

Sesuai data lokasi tempat layanan yang sudah mendapatkan internet, dan yang belum mendapatkannya yaitu dari 43 OPD di lingkungan Pemerintah Daerah yang ada internet 16 OPD, dan yang belum ada 28 OPD.

Untuk di kantor kecamatan sendiri, dari 15 Kecamatan baru ada 1 kecamatan saja yang sudah memiliki internet dan 14 kantor kecamatan lagi menjadi target agar bisa segera masuk internet.

”Sedangkan untuk kelurahan dari 6 kantor baru, 3 yang sudah masuk internet. Sisanya masih belum dan untuk desa dari 70 desa baru 2 kantor desa saja yang telah tersambung internet. Masing-masing Desa Sepempang dan Desa Sebadai Hulu. Namun ada 68 kantor desa lagi yang belum tersentuh,” ucapnya.

Ia menjelaskan, untuk di wilayah Kabupaten Natuna jaringan Seluler 4G hampir 80 persen rata-rata masih bisa mendapatkannya.

Namun, untuk kantor pelayanan yang hingga kini menjadi target pada tahun 2020 bisa tercapai semuanya.

”Kalau untuk jaringan internet seluler 4G hampir semuanya terlayani, dengan menggunakan Palapa Ring melalui FO atau Radio Wireless. Namun yang menjadi target kami adalah, seluruh kantor pelayanan untuk masyarakat bisa masuk internet broadband alias berkecepatan tinggi,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, dengan rencana Pemerintah Pusat agar seluruh sekolah di wilayah kabupaten Natuna bisa melaksanakan UNBK serentak, dirasakan masih menjadi pekerjaan rumah yang belum bisa tercapai dalam waktu dekat.

”Sesuai dengan data yang ada, dari total 142 sekolah di seluruh Kabupaten Natuna, diantaranya 82 SD, 35 SMP, 25 SMA, baru 29 sekolah yang sudah bisa masuk internet. Sedangkan masih ada 113 sekolah lagi, yaitu 73 SD, 26 SMP, dan 14 SMA yang belum masuk internet,” ungkapnya. (HARDIANSYAH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here