Banyak Tak Tercapai Passing Grade

0
406
Walikota saat meninjau pelaksanaan tes CPNS di lingkungan Pemko Tanjungpinang dihari terakhir, di CK Hotel Tanjungpinang, Jumat pagi, kemarin. f-istimewa

Tes CPNS sistem komputer alias Computer Assested Test (CAT) selesai, Jumat (2/11). Ujianya, Tes Kompetensi Dasar (TKD), mulai tes wawasan kebangsaan, tes intelejensi umum, dan tes krakteristik pribadi. Ini untuk di lingkungan Pemko Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG – Dari 2.699 CPNS yang lolos administrasi, hanya 2.558 yang mengikuti ujian CAT. Yang tidak hadir 141 peserta. Di hari terakhir tes CPNS di lingkungan Pemko Tanjungpinang di CK Tanjungpinang, Jumat (2/11), ditinjau oleh Walikota Tanjungpinang H Syahrul.

Kepala Bidang Mutasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Tanjungpinang, Said menjelaskan, hingga penutupan tes CPNS kemarin, Pemko belum tahu berapa peserta yang lolos. Karena, panitia dari Badan Kepegawian Nasional (BKN) belum menyerahkan secara rinci ke Pemko Tanjungpinang.

”Tes CPNS tahun berbeda dengan tahun sebelumnya,” kata Said, kemarin.

Sebelumnya, sambung dia, peserta tes CAT langsung tahun apakah mereka lulus atau tidak lulus. Setelah selesai mengerjakan tes, peserta langsung melihat di layar komputer ”berhasil” dan ”tidak berhasil”. Namun, tes CPNS tahun ini, yang ditampilkan hanya nilai saja. ”Jadi peserta masih mengharapkan mereka lulus. BKN Pusat nanti yang menentukan lulus atau tidak,” kata Said.

Sambung Said, melihat hasil yang diperolehnya di lokasi secara kasat mata, kebanyakan peserta tidak lulus passing grade. ”Kami juga khawatir melihat dari hasil passing grade, bisa-biasa kouta yang kita berikan sebanyak 237 orang, tidak tercapai,” ujarnya.

Hal sama juga disampaikan Kepala BKD Tanjungpinang, H Tengku Dahlan. Hingga kemarin, panitia belum memberikan secara rinci berapa peserta yang lulus atau tidak. ”Kami tidak diberikan data-datanya. Kami masih menunggunya,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Tanjungpinang H Syahrul mengatakan, tes CPNS terbuka untuk umum. Tes yang diterapkan BKN RI kepada peserta ujian (CPNS, red) transparan.

Karena peserta ujian hanya diperbolehkan membawa kertas peserta ujian dan kartu identitas diri miliknya, yaitu KTP. Selebih itu, barang milik peserta ujian dititipkan ke petugas. Seperti tas sampai dengan handphone (hp).

”Ini seperti ujian EBTANAS zaman dulu,” kata Syahrul setelah monitor tes SKD CPNS didampingi Kepala Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tanjungpinang, Tengku Dahlan.Selesai tes, kata Syahrul, jangan sampai didatangi orang yang tidak dikenal dirumahnya. Lalu, orang tak dikenal menjamin untuk lulus dari CPNS.

”Jangan percaya dengan janji paslu. Karena dari zaman dulu di tahun 2015 sudah seperti itu. Selalu ada oknum yang menjanjikan,” terang dia.

Jadi, pesan dan imbaunya, untuk percaya pada diri sendiri. Bagi orangtua untuk percaya pada kemampuan anaknya. ”Bermohon kepada Allah,” sebut dia. (ABAS-ANDRI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here