Bapak Tewas di Tangan Anak Kandung

0
2309
Afra (kaus biru) ketika digiring ke Polsek Tanjungpinang Timur, Selasa (14/8). f-raymon/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Ismail Samad meregang nyawa di tangan anaknya, Selasa (14/8) petang. Perkelahian antaranggota keluarga di Perumahan Hang Tuah RT 7 RW 5 Tanjungpinang Timur itu berujung pada peringkusan Afra, anak kandung korban yang nekat menghabisi nyawa bapaknya.

Yasmin, tetangga korban, bercerita, semula perkelahian itu terjadi di rumah sampai Atok, panggilan akrab Ismail oleh para tetangga, berlari minta pertolongan.

“Perkelahian itu tiga orang; bapak, abang dan adiknya. Atok teriak meminta tolong,” katanya.

Sang abang, kata Yasmin, sempat menghadang menggunakan kayu untuk melerai perkelahian. Namun, Afra kadung blingsatan dan tetap memburu bapaknya. Suasana perumahan yang kala itu sedang sepi, sambung Yasmin, membuat tidak ada reaksi pertolongan untuk Ismail.

“Perkelahian tangan kosong. Atok terus meminta tolong,” sebutnya.

Dari informasi yang beredar, dahulu Afra sempat mengalami gangguan jiwa. Penyakit ini sudah berhasil diobati dan bahkan beberapa waktu terakhir, Afra, di mata para tetangga, sudah kembali bekerja.

Kendati Afra sudah berhasil diringkus, pihak kepolisian masih hemat bicara mengenai motif di balik perkelahian antaranggota keluarga ini.

“Yang jelas, korban itu orang tua dari pelaku, sekarang pelaku sudah kami tahan,” ujar Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Dwihatmoko.

Hingga kini, jajaran kepolisian masih menyelidiki motif di balik perbuatan Afra. Termasuk mencari tahu lebih lanjut mengenai kemungkinan penyebab Ismail meninggal: apakah sakit atau luka akibat perkelahian.

Satu fakta yang diungkap pihak kepolisian adalah benar bahwa ketika perkelahian terjadi antara bapak dan anak kandung ini berlangsung dengan tangan kosong. Tidak ada senjata api atau benda tajam lain.

Dwihatomoko juga belum bisa memastikan mengenai dugaan gangguan jiwa yang diidap pelaku. Untuk memastikan itu pihaknya akan melakukan pemeriksaan intensif dan mempelajari latar belakang pelaku.

“Kami akan memanggil tetangga dan pihak keluarga. Pelaku sudah kami tahan di Polsek Tanjungpinang Timur untuk pemeriksaan lebih lanjut. Selain itu, abang pelaku juga ikut kami periksa,” pungkas Dwihatmoko. (ray)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here