Baperlitbangda Mulai Persiapkan Musrenbang

0
95
KEPALA Baperlitbangnda Karimun Djunaidi memimpin rapat persiapan Musrenbang Tingkat Kecamatan, Rabu (16/1) kemarin. F-ISTIMEWA

KARIMUN – Badan Perencanaan Penelitian Pembangunan Daerah (Baperlitbangda) Karimun, Rabu (16/1) kemarin melaksanakan rapat persiapan pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan.

Rapat dilaksanakan di ruang rapat Cempaka Putih Lantai III Kantor Bupati Karimun, dipimpin Asisten I Tang didampingi Kepala Baperlitbangda, Djunaidi dan Kepala Inspektorat Daerah. Kepala PMD serta dihadiri seluruh camat, lurah dan kepala desa.

Rapat persiapan dilaksanakan, untuk menyesuaikan jadwal masing-masing Musrenbang di setiap Kecamatan. Sehingga, dapat dihadiri pejabat dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Demikian dengan Anggota DPRD Karimun, sesuai dengan daerah pemilihannya.

Pada saat Musrenbang Kecamatan, panitia akan mengundang Lurah atau Kepala Desa.

Tokoh masyarakat, ketua RT, ketua RW, pemuda dan perangkat Desa. Untuk mensinergikan usulan yang akan dibangun, dengan dana desa dan dana APBD Karimun.

”Pelaksanaan Musrenbang Kecamatan sedang disusun. Diharapkan bisa selesai pada Februari, kemudian dilanjutkan Musrenbang tingkat Kabupaten pada bulan Maret,” kata Kepala Baperlitbangnda, Djunaidi.

Ia menyarankan, usulan dari masyarakat disesuaikan dengan program pembangunan pemerintah daerah, provinsi dan nasional.

Selain membahas usulan, termasuk dibahas nilai anggaran untuk merealisasikannya.

Jika mampu ditangani Pemerintah Kabupaten, dianggarkan dari APBD Kabupaten. Terus berlanjut, Provinsi dan APBN.

Kemudian, memverifikasi usulan tahun yang sebelumnya yang belum direalisasikan.

Anggota DPRD Karimun, Rodiansyah mengatakan pelaksanaan musrenbang sebaiknya disesuikan dengan masa reses DPRD Karimun. Sehingga usulan, dari masyarakat bisa diterima bersama Pemerintah dan DPRD Karimun.

Kemudian, masyarakat tidak harus berulangkali memenuhi undangan dari panitia pelaksana di Kecamatan.

”Kemudian, usulan prioritas yang belum dilaksanakan menjadi catatan. Kemudian diprioritas dianggarkan pada tahun berikutnya. Jangan sampai masyarakat jenuh mengusulkan rencana pembangunan. Karena tidak kunjung direaliasaikan,” kata dia penuh harap. (yon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here