Bappenas Bahas RPJMD Provinsi Kepri

0
534
Naharuddin

DOMPAK – Perda Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kepri 2017 yang disahkan, Rabu (20/12) lalu di Gedung DPRD Provinsi Kepri di Dompak diantar langsung ke Jakarta pada Kamis (21/12).

Kepala Badan Perencanaan Pengembangan dan Penelitian (Barenlitbang) Provinsi Kepri, Naharuddin MTP mengatakan, dirinya yang langsung berangkat ke Jakarta untuk membawa berkas Perda tersebut untuk dibahas dengan beberapa kementerian terkait.

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BPN/Bappenas) salah satu mitranya saat pembahasan nanti.

”Saya harus memaparkan apa-apa saja yang akan kita bangun selama lima tahun ini di depan kementerian,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos di Dompak, Rabu (20/12) lalu usai paripurna.

Ia menegaskan, pembahasan dengan kementerian nanti untuk melihat apakah program kita sesuai dengan rencana pembangunan nasional yang dilakukan Presiden dan Wakil Presiden dalam Nawacita-nya.

Salah satu Nawacita Presiden-Wapres adalah membangun dari daerah pinggiran. Visi misi Presiden-Wapres juga tentang menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Di Indonesia, Kepri salah satu daerah maritim paling besar. Lautan Kepri sangat luas. Penguatan maritim di Kepri sudah dilakukan seperti pembangunan dermaga, pelabuhan dan sektor perikanan.

”Jadi apa yang ada di RPJMD kita sesuai dengan rencana pembangunan nasional. Jadi saat pemaparan nanti, kementerian ingin memastikan apakah yang kita sudah sudah sesuai atau tidak dengan pembangunan nasional,” tambah Pak N, panggilan akrab Naharuddin.

Kemudian, kementerian juga ingin melihat apakah rencana pembangunan yang disusun Pemprov Kepri sudah sesuai dengan kewenangannya. Karena ada yang jadi kewenangan pusat dan provinsi. Seperti pembangunan jalan misalnya, ada yang kewenangan provinsi dan pusat serta kota.

Ia menambahkan, salah satu yang skala prioritas adalah pembangunan pelabuhan. Sehingga masyarakat akan lebih mudah mengakses seluruh daerah lain di Kepri.

Gubernur mengatakan, perubahan RPJMD ini dilakukan demi terwujudnya visi pembangunan Provinsi Kepri yang dirajut dalam 9 misi yang disusun.

Maka di dalamnya perlu beberapa perubahan untuk penyesuaian ke depannya. Beberapa alasan dilakukan perubahan terkait RPJMD ini antara lain berdasarkan hasil evaluasi dari Kementerian PAN-RB yang mana di dalam rumusan, tujuan dan indikator sasaran serta program pada Bab V masih kurang sesuai, pun pada Bab V, VII, VIII dan IX terdapat indikator kinerja yang perlu diperbaiki. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here