Barongsai jadi Ikon Wisata Kepri

0
1162
BERI ANGPAO: Gubernur Kepri memberi angpao kepada salah satu peserta saat membuka Festival Barongsai di Panggung Rakyat Putri Kemuning Coastal Area Karimun, Sabtu (25/3) malam.F-istimewa/humas pemprov kepri

Karimun – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mendukung tiap daerah punya ikon wisata masing-masing. Apalagi ikon itu menjadi agenda tahunan dan rutin. Biasanya para wisatawan akan mencatat agenda-agenda itu.

”Festival Barongsai, lampu lampion serta reog sangat bagus jika dijadikan ikon dan event rutin untuk Karimun,” kata Nurdin saat membuka Festival Barongsai di Panggung Rakyat Putri Kemuning Coastal Area Karimun, Sabtu (25/3). Even-even itu akan menjadikan wisata suatu daerah kian beragam dan maju. Ikon dan even itu pun, kata Nurdin, makin melengkapi daerah-daerah yang sudah punya.

Natuna, misalnya mengandalkan Gerbang Utaranya. Bintan dengan beragam event triatlon dan lainnya. Lingga mengandalkan pertanian dan keindahan alamnya serta wisata sejarah.

Baca Juga :  Selalu Ambil Keputusan yang Adil

Nurdin menegaskan semua stakeholder untuk mendukung dunia kepariwisataan di Kepri. Sarana dan prasarana harus diperhatikan.

”Karena prasarana tersebut sangat menunjang sekali. Dari mulai sarana jalan, ketersediaan listrik, sarana pendukung baik pelabuhan, bandara dan sarana lainnya,” pinta Nurdin.

Nurdin selanjutnya memukul gong di dampingi Aunur Rafiq dan panitia lainnya sekaligus menandai dibukanya secara resmi Festival Barongsai dan Lampu Lampion.

Dalam kesempatan ini, sebelas peserta barongsai tampil menunjukan kebolehannya guna menjadi yang terbaik. Para peserta tidak saja berasal dari kabupaten/kota di Kepri.

Namun turut serta peserta datang juga dari luar negeri seperti Singapura dan Malaysia. Mereka masing-masing yakni Hua Sen dari Karimun, Cu Yin Kong dari Batam, Guang Ming dari Tanjung Uban dan juga dari Persaudaraan Barongsai Batam.

Baca Juga :  Jadi Tempat Beli Oleh-Oleh

Selanjutnya ada Cu Yin Kong asal Singapura, Hong San Se dari Sumatera Utara, Kuangnan Nusa Darma dari Tanjung Batu dan juga Himpunan Bersatu Teguh asal Pekanbaru.
Berikutnya Tahi Hing Nam Wah asal Johor Malaysia, Bintan Dragon & Lion Atletic dari Tanjung Pinang dan terakhir Himpunan Cinta Teman Pekambaru.

Mereka tampil selama kurang lebih 10 menit di hadapan tiga dewan juri yang mana mereka berasal dari Fedarasi Olahraga Barongsai Indonesia (Fobi). Penilaian didasarkan pada gerak, keserasian, rintangan, dan juga kekompakan.

Baca Juga :  Kepri Juara Umum III

Bupati Karimun Aunur Rafiq memastikan kalau even ini akan menjadi even resmi tahunan bagi Kabupaten Karimun. Karena itu dukungan dari Pemerintah Kepri sangat mereka harapkan. Itu semua dalam upaya meningkatkan kunjungan wisata Indonesia.

Tampil sebagai juara 1 adalah Bintan Dragon & Champion Atletic dan berhak atas hadiah uang Rp 20 juta dan tropi, disusul juara 2 Cu Yin Kong menerima uang Rp 15 juta dan tropi, serta juara 3 dari Himpunan Cinta Teman menerima uang sebesar Rp 10 juta plus tropi.(Alrion)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here