Baru Dua Tahun, Jembatan Rp 3,7 M Hampir Roboh

0
802
SEMBAKO MURAH: Rudi membagikan sembako murah kepada warga. Pemko Batam kembali menganggarkan di APBD Perubahan untuk sembako murah. f-ist/humas pemko batam

Wali Kota Batam, HM Rudi mengatakan, uang rakyat harus kembali kepada rakyat dalam berbagai bentuk. Diantaranya melalui sembako murah, yang dibagikan ke semua kecamatan di Batam.

BATAM – Salah satunya kepada masyarakat di Pulau Terong Kelurahan Pulau, yang pembagian sembako murah, Minggu (16/7). ”Seluruh kelurahan di Belakangpadang dapat semua. Cuma hari ini simbolisnya di sini. Kelurahan lain juga kita distribusikan. (Pulau) Belakangpadang juga dapat. Karena ini pakai uang rakyat, tentu harus diberikan ke rakyat Batam lagi,” kata Rudi.

Disampaikan, karena jumlah paket yang terbatas, penerima bantuan sembako bersubsidi ini pun sudah didata sebelumnya. Pendataan dilakukan melalui kecamatan, kelurahan, dan RT/RW. Warga diberi kupon untuk ditukarkan ke panitia, dengan menyerahkan fotokopi KTP dan Kartu Keluarga.

Baca Juga :  Mudik, Peserta JKN KIS Bisa Berobat Gratis

”Bapak/Ibu mengambil harus pakai KTP dan KK. Ini untuk tertib administrasi. Supaya orang Batam yang boleh dapat itu, bukan dari luar,” kata dia. Jumlah sembako yang dibagikan untuk Kecamatan Belakangpadang sebanyak 2.362 paket. Isi paketnya yaitu 5 kg beras premium, 2 liter minyak goreng, dan 1 kg gula. Harga per paket sebesar Rp 102.000, namun masyarakat cukup membelinya dengan harga Rp 50.000 per parketnya.

Rudi mengatakan sembako murah ini akan diadakan dua kali setahun. Tahap pertama 30.730 paket dibagikan bulan ini. Sedangkan tahap kedua, rencananya akan diadakan di akhir tahun, jelang Natal dan Tahun Baru. Pemerintah Kota Batam akan kembali mengajukan tambahan sembako murah di APBD Perubahan 2017.

”Semoga sembako murah ini bisa membantu di tengah ekonomi sulit ini. Tapi kalau bisa Pak Zaref (Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan), kita yang datang ke pulau-pulau. Didata, Pak Lurah semuanya. Kita sajalah yang kirim semua, karena kalau Bapak/Ibu yang jemput, ada cost (biaya) lagi,” kata Rudi. Pada kesempatan itu, Rudi juga menyorot kondisi kondisi jembatan Pulau Terong. Diakui, selama ini tidak ada laporan soal kondisi jembatan yang sudah rusak parah. Dirinya memperintahkan Camat dan Lurah setempat supaya segera membuat laporan terkait kondisi jembatan saat ini. Sehingga, sebelum pergantian tahun 2017 jembatan penghubung itu sudah selesai dilakukan perbaikan kontruksinya

Baca Juga :  Cegah Korupsi, PN Bangun Zona Integritas

. “Karena kalau tidak segera kita benahi bisa runtuh nanti, pokoknya tahun ini. Nanti kita cari anggaranya dan saya yakin ada kok,” katanya. Rudi mengaku akan mengajak sejumlah perusahaan swasta bisa menyalurkan CSR nya untuk pembenahan jembatan tersebut. Sebab itu pihaknya sangat yakin tidak sedikit perusahaan swasta yang akan mau menyumbang untuk perbaikan jembatan tersebut. Jembatan itu sendiri merupakan penghubung antara Pulau Terong dan Teluk Kangkung, Kecamatan Belakangpadang.

Saat didatangi Rudi, empat tiang penyangga bagian tengahnya juga terlihat asal-asalan. Bagian pilar dan pangkal jembatan hanya diganjal dengan kayu biasa. Kendati hanya untuk pejalan kaki jembatan dengan panjang sekitar 70 meter. Pada hal, jembatan itu baru dibangun dua tahun oleh Pemprov Kepri, dengan anggaran Rp3,7 miliar.(MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here