Baru Tiga Pejabat Melamar di Open Bidding

0
694
SALAM KOMDANDO: H Lis Darmansyah (kiri) salam komando dengan H Tengku Dahlan, usai upacara. f-ist/humas pemko tanjungpinang

TANJUNGPINANG – Minat para pejabat eselon III untuk mengikuti open bidding atau lelang jabatan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang masih minim.

Sejak dibuka pendaftaran pada 13 Februari lalu, baru ada tiga berkas lamaran yang diterima paniti seleksi (pansel) open bidding.

Tiga pejabat yang sudah mendaftar yakni Djafnurinsyah, Wan Chairil dan Samsudi. Mereka merupakan ASN di lingkungan Pemko Tanjungpinang.

Wan Chairil melamar jabatan sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan Masyarakat dan Dinas Sosial (Dinsos).

Sedangkan Samsudi melamar jabatan di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan Kemasyarakat.

Berbeda dengan Djafnurinsyah. Mantan Plt Kepala Dispora Kota Tanjungpinang ini melamar Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, Kebersihan dan Pertamanan, Dinas Sosial dan Dinas Perhubungan (Dishub).

”Saya rasa besok (hari ini, Senin) bakalan ramai yang mengantar lamaran,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD dan PSDM) Kota Tanjungpinang, Tengku Dahlan kepada Tanjungpinang Pos, Minggu (26/2).

Tengku Dahlan mengatakan, ada sembilan jabatan yang di lelang jabatan di lingkungan Pemko Tanjungpinang. Mulai Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, Hukum dan Kemasyarakatan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, Kebersihan dan Pertamanan, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga, dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Penanggulangan Kebakaran.

Mantan Plt Sekdako ini, menegaskan masih ada kesempatan bagi ASN, baik di lingkungaan Pemko Tanjungpinang maupun di lingkungan kabupaten/kota hingga Provinsi Kepri untuk melamar di open bidding.

Karena tim pansel lelang jabatan di lingkungan Pemko Tanjungpinang terakhir menerima lamaran dari ASN, Selasa (7/3) mendatang.

”Ya, kita harapkan pejabat eselon III di Pemko Tanjungpinang, ikut open bidding ini,” tegasnya.

Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Haji Tanjungpinang, Endri Sanopa melihat minimnya pejabat ikut open bidding, bisa jadi ASN atau pejabat kurang percaya diri atau pede. Atau bisa jadi ASN atau pejabat tersebut mencari titik aman.

”Saya rasa ASN tersebut tidak pede dan mencari titik aman,” sebut dia. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here