Batam Dapat Rp12 Miliar untuk Obat-obatan

0
482
dr Didi Kusmarjadi

BATAM – Ditengah kekosongan beberapa jenis obat di RSUD Batam, Kementerian Kesehatan menyiapkan anggaran Rp24 miliar untuk Batam. Anggaran yang masuk dalam dana alokasi khusus (DAK) tahun 2018 itu, diperuntukkan selain untuk pengadaan obat, akreditasi dan pengadaan obat. Dimana, sebanyak Rp12 miliar untuk pengadaan obat.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Batam, Didi Kusmarjadi, pengadaan obat yang dialokasikan sekitar Rp12 miliar. DAK itu diharapkan dapat membantu memperkuat ketersediaan obat kedepan. ”Kemenkes mengalokasikan Rp24 miliar untuk Batam. Itu digunakan untuk pembangunan fisik, proses akreditasi dan pengadaan obat. Rp12 M untuk obat,” jelasnya.

Baca Juga :  Fokus Pemanfaatan Domestik Jangka Panjang

Alokasi dana dari pusat untuk pengadaan obat tahun ini diakui meningkat. Peningkatan itu diakui tidak lepas dari bertambahnya jumlah puskesmas yang dioperasionalkan tahun ini. ”Untuk obat ada peningkatan dari tahun sebelumnya yang hanya Rp9 miliar,” imbuhnya.

Sementara untuk pembangunan fisik, diakui ada sekitar Rp6,5 miliar. Sebanyak Rp3 miliar untuk bantuan operasional kesehatan dan selebihnya sekitar Rp3,7 miliar untuk akreditasi puskesmas di Batam. Dimana, tahun 2017, puskesmas yang sudah diakreditasi, diakui baru tiga unit.

”Tahun ini kami dapat empat puskesmas yang akan diakreditasi. Kita harapkan akreditasi puskesmas di Batam tahun ini berjalan baik,” harapnya.

Baca Juga :  Pebrialin Rangkap Jabatan

Sementara untuk pembangunan, diakui direncanakan untuk instalasi pengolahan air limbah (IPAL). IPAL akan dibangun di tujuh kecamatan di Batam. ”Termaksud juga dari anggaran itu akan digunakan untuk revitalisasi puskesmas di Lubuk Baja,” katanya.

Menurut Didi, bagungan Puskesmas Lubukbaja akan didesain ulang menjadi dua lantai untuk menambah ruangan yang dibutuhkan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sementara DAK untuk Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) yang digunakan untuk membayar penunjang kegiatan puskesmas sebesar Rp3 miliar.

”BOK ini berupa bantuan transportasi, honor, dan semua kegiatan yang menunjang kegiatan puskesmas,” kata dia.(mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here