Batam Masih Rawan Banjir

0
1018
Terobos banjir: pengenda kendaraan menerobos genangan air di Simpang Jam, Baloi, beberapa waktu lalu.F-martua/tanjungpinang pos

BATAM – Hujan yang terjadi Kamis (30/3) siang menyebabkan sejumlah ruas jalan di Batam, terendam air. Simpang Jam dan Simpang Kabil yang merupakan persimpangan paling padat kendaraan di Batam, ikut tergenang. Di daerah Simpang Jam, jalan raya menjadi licin karena proses pengerjaan fly over sedang berjalan. Sementara di simpang Kabil, jalan dialihkan.

Pantauan Tanjungpinang Pos, Kamis (30/3) di Simpang Jam, akibat hujan, proses pengerjaan terhenti. Kondisi jalan yang lebih rendah tepat di simpang itu membuat air tergenang.

Baca Juga :  BP Sita Mesin Tambang Pasir

Jalan juga menjadi licin karena kondisi banyak tanah karena proses pengerjaan proyek Kementerian Pekerjaan Umum (PU), yang ditargetkan selesai November 2018 ini.

Sehingga pengendara roda dua dan empat harus melewati jalan menuju bandara Hang Nadim, Nagoya, Batamcenter dan Sekupang itu lebih berhati-hati. Demikian di simpang Kabil. Simpang Kabil tergenang lebih tinggi dibanding simpang Jam. Sehingga, aparat kepolisian mengalihkan jalur dari Batam Centre ke arah Perumahan Plamo Garden.

Pengalihan jalan itu juga untuk menghindari pengendara terseret air, selain mengurangi kemacetan. Aparat kepolisian turun harus mengurai kemacetan, karena mobil tertahan banjir, menuju arah Mukakuning. Kondisi banjir itu terjadi karena sampah di saluran air atau drainase menyumbat jalur air hujan.

Baca Juga :  Disdukcapil Rekam KTP-el Napi di Lapas dan Rutan

Akibat banjir itu, banyak juga kendaraan menepi karena khawatir macet. Kendaraan roda dua dan empat yang mencoba memaksa menerobos genangan air itu, mengalami macet. Karena air sudah sampai setinggi lutut orang dewasa.

Kondisi di simpang Jam itu sendiri sudah berulang kali terjadi. Wakil Ketua DPRD Kepri, Amir Hakim mengatakan, kondisi ini akan disikapi ke pemerintah provinsi.

”Nanti akan kita tanyakan ke provinsi. Kalaupun jalan itu jalan nasional, tapi untuk banjir yang berulang, perlu provinsi membantu,” katanya. (mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here