Batam Menari Bakal Jadi Agenda Nasional

0
312
Petugas kebersihan langsung melakukan pembersihan sampah yang berserak di jalan Engku Putri usai acara Batam Menari Senin (9/4) malam. f-istimewa/humas bp batam

BATAM – Kementerian Parawisata (Kemenpar) melalui Dirjen Pemasaran Mancanegara Kementerian Parawisata, Prof Dr I Gede Pitana, mengungkap peluang Batam Menari menjadi agenda parawisata nasional. Namun dibutuhkan konsistensi Badan Pengusahaan (BP) Batam, untuk menggelar secara tiga tahun secara berturut-turut.

Peluang itu disampaikan I Gede Pitana, saat diminta tanggapannya terkait agenda Batam Menari, usai acara yang berlangsung, Minggu (8/4) malam. Diakui, syarat utama untuk memasukkan agenda parawisata seperti Batam Menari, dalam kalender even nasional, harus beberapa kali secara rutin digelar.

”Sangat terbuka untuk masuk even nasional. Tapi ada kriteria. Sudah melakukan tiga kali berturut-turut. Kalau sekarang sekali, belum berani kami masukkan. Kalau iya berlanjut,” katanya.

Diakui, Kemenpar RI sangat mendukung Batam Menari sebagai even tahunan. Mereka optimis, dengan kebersamaan, kegiatan itu akan berlanjut. Terlebih peserta Batam menari dinilai sangat menarik bagi warga. ”Saya optimis, kebersamaan sudah terlihat. Target 16 ribu, tapi kenyataaannya 22ribu yang mendaftar,” sambung I Gede.

Diharapkan, pertumbuhan ekonomi di Batam akan lebih baik dengan pendekatan parawisata yang dilakukan. ”Saya melihat, ada perubahan pendekatan dari industri ke parawisata. Dan itu benar sekali. Parawisata itu cara terbaik, murah dan cepat untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Saya menyampaikan selamat ke Pemda, BP dan masyarakat,” bebernya.

Diingatkan juga, untuk membangun parawisata, tidak melulu berangkat dari destinasi. “Karena sebuah destinasi dihidupkan event. Bagaiamanapun baiknya destinasi, kalau tidak ada even, tidak akan datang,” imbuh I Gede.

Sementara Men PAN RI, Asman Abnur mengingatan, semangat kebersamaan di Batam yang dibina selama ini, menjadi modal maju. Event-event seperti Batam Menari disebutkan, menjadi momentum untuk bersama masyarakat, agar kuat menghadapi kompetesi termaksud dengan negara tetangga.

”Batam sudah dibangun sekian lama. Disamping industri dan perdagangan, parawisata penting. Semua penyelenggara aparatur harus mendukung. Kalau antara penyelenggara pemerintah, aparatu sipil dan masyarakat sudah bersatu, negara ini akan maju,” imbaunya.

Asman juga mendukung Batam Menari menjadi event tahunan. Dia optimis, nantinya didukung Kementerian Prawisata akan mendukung. ”Selain ada Barelang Bike, nanti ada Batam Menari. Mari kita bersama-sama,” ujarnya.

Pernyataan senada juga disampaikan Ketua DPRD Batam, Nuryanto, Senin (9/4) diruang kerjanya. Nuryanto yang malam sebelumnya menyaksikan Batam Menari, menyambut baik agenda itu. ”Saya setuju karena dampak multi efeknya bagus. Ada nilai seni dan budaya yang terangkat dan melibatkan masyarakat Batam,” kata Nuryanto beralasan.

Batam Menari sendiri digelar dan berhasil memecahkan rekor MURI dalam pagelaran Batam Menari. Ada sekitar 22 ribu peserta tari bersama-sama menarikan tari Rampai Batam ciptaan Guruh Soekarnoputra dalam perhelatan akbar tersebut. Pada malam kegiatan itu, diserahkan juga piagam MURI Pagelaran Rampai Batam Dengan Penari Terbanyak.

Penyerahan piagam diserahkan Senior Manager MURI Yusuf Ngadri kepada Kepala BP Batam, Lukita dan Guntur Soekarno Putra, yang sudah mendesain tarian Rampai Batam. dimana, menurut catatan-catatan MURI, kegiatan tari tradisional dengan peserta terbanyak adalah tarian Saman yang diikuti 12 ribu peserta di Aceh. Kemudian tari kreasi baru diikuti 15 ribu peserta.

”Batam Menari mampu mengumplkan 22 ribu peserta,” beber Yusuf. Diharapkan, kegiatan ini bisa menjadi identitas destinasi budaya baru di Batam.(MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here