Batam Mesti Punya Sirkuit

0
591
Trail adventure: Wali Kota Batam, HM Rudi saat melepas peserta fun trail adventure 2017 di parkiran DPRD Batam, Minggu (8/10). f-MARTUA/tanjungpinang pos

BATAM – Wali Kota Batam, HM Rudi mengungkapkan keinginannya, agar Batam memiliki sirkuit sendiri. Sirkuit itu diharap dapat digunakan warga masyarakat, untuk menyalurkan bakat dalam ajang lomba kendaraan bermotor, baik roda dua dan empat. Ini diharap fun trail adventure dapat menekan kegiatan balapan motor liar.

Harapan itu disampaikan HM Rudi, setelah melepas peserta fun trail adventure 2017, Minggu (8/10) di parkiran DPRD Batam. Seratusan peserta ambil bagian dari berbagai komunitas atau club trail roda dua. Mereka mengambil jalur ke Kabil, Nongsa, pinggiran hutan bandar Hang Nadim. Peserta start dari parkiran dewan, menuju Kabil dengan memutar di bundaran Kabil, menuju arah Punggur dan ke arah hutan sekitar bandara.

”Sudah saatnya Batam memilik lapangan/sirkuit sendiri. Sehingga warga bisa menyalurkan hobinya. Jadi tidak balapan liar lagi dijalanan,” harap Rudi.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Batam, Yusfa Hendri mengatakan, kegiatan itu digelar masih dalam rangkaian hari Perhubungan. Dimana, selain fun trail adventure, sebelumnya sudah digelar car free day di Lubuk Baja dan senam sehat. ”Jadi Fun Trail Adventure ini kita sejalankan dalam peringatan hari Perhubungan kemarin,” katanya.

Mereka yang ikut ambil bagian sebagai pserta fun trail adventure ini, dari berbagai club yang ada di Batam. ”Kita berharap, ini bisa menjadi saluran hobi yang ke depan dapat mengurangi aksi balap liar. Kita himbau, warga untuk menyalurkan bakat dan hobinya ditempat yang tepat,” imbau Yusfa.

Terkait sirkuit seperti yang disampaikan Rudi, Yusfa mendukung. Hanya saja, soal lokasi diakui belum ada, karena masih wacana yang ke depan bisa diwujudkan. ”Ini wacana, tapi potensial untuk dikembangkan. Karena selama ini warga untuk trail ini disalurkan di berbagai tempat,” katanya.
Di antara lokasi yang biasa digunakan peminat olah raga xtrail ini, ada di daerah Tiban Kampung, Duriangkang dan Nongsa. Kedepan pihaknya ingin agar penggiat olah raga ini, bisa membantu pemerintah, dalam memantau aktivitas hutan lindung di Batam.
”Mereka bisa membantu kita, menjadi patroli kota jika ada kegiatan, seperti menebang hutan atau mencemari lingkungan,” beber Yusfa.
Pemko Batam terus mendorong agar Batam jadi daerah yang tertib lalu lintas. Pemko Batam, meningkatkan infrastruktur selain menata parkir dan lainnya.
”Kita ingin, Batam ini menjadi daerah tertib lalu lintas. Makanya parkir juga kita terus pantau. Kita tempatkan petugas Dishub mengawasi parkir sembarangan,” imbuhnya mengakhiri.(MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here