Batam Usulkan 5 Proyek ke Pemprov

0
460
Amsakar

BATAM – Pemko Batam mengharapkan, sedikitnya lima proyek usulan dapat diakomodir Pemprov untuk tahun depan. Proyek itu, di antaranya pengembangan jalan baru, penambahan proyek infrastruktur seperti drainase dan pembangunan Bumi Perkemahan. Harapan proyek-proyek itu diakomodir, karena pertimbangan kebutuhan Batam dan juga posisi Batam sebagai penyumbang pertumbuhan ekonomi Kepri terbesar.

Harapan itu disampaikan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, setelah sebelumnya mengikuti Musrenbang Provinsi Kepri, beberapa hari lalu. ”Kita harap, kebijakan Pemprov untuk Batam, setidaknya lima program itu dapat diakomodir. Kami sudah arahkan SKPD Batam agar skala prioritas diakomodir di Pemprov,” kata Amsakar.

Amsakar mengatakan, Pemko Batam mendukung langkah memacu pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri. Dimana, pertumbuhan ekonomi yang saat ini 2,01 persen. Salah satu langkah yang harus diambil adalah menggesa tranformasi dari Free Trade Zone (FTZ) ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

”Ini sesuai arahan Presiden RI, Joko Widodo dan kami mendukung apa yang menjadi prioritas dari Pemprov Kepri, seperti pembangunan Jembatan Batam-Bintan,” jelasnya.

Diharapkan juga agar perjuangan dilakukan bersama untuk mendapatkan dukungan anggaran dari APBN. Termaksud perjuangan Tanjungpinang membangun jalan lingkar, Batam mendukung perjuangan ke Jakarta. Dukungan itu bagian dari sikap Batam mendukung pembangunan ibukota Provinsi Kepri.

”Ini semua akan berjalan apabila ada support anggaran dari pemerintah pusat dan kekuatan anggaran daerah. Alhamdulillah apa yang diusulkan oleh Pemda selama ini sudah diakomodir oleh Pemprov. Ke depan juga kita harap demikian,” katanya.

Untuk program pembangunan dari APBD Batam tahun 2018, diakui sedang berjalan. Walau ada tiga jabatan Kepala Dinas dan Badan yang akan kosong, namun disebutkan Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin, tidak akan mengganggu program pembangunan.

”Memang ada tiga jabatan yang kosong dan bakal kosong dalam waktu dekat ini. Kan ada yang ditugaskan mengisi,” katanya.

Saat ini, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan (Disperakimtan) kosong setelah Herman Rozie, dilantik sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH). (mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here