Batamindo Dapat Fasilitas KILK

0
543
Panbil Mall: Panbil Mall yang berdiri di kawasan industri Panbil di Mukakuning, Batam. f-istimewa

Batam – Dari 24 kawasan industri (KI) yang ada di Pulau Batam, baru empat kawasan industri yang ditetapkan mendapatkan fasilitas Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KILK).

Empat kawasan yang sudah disetujui mendapat fasilitas kemudahan KILK itu, yakni Batamindo, Panbil Industrial Park, Bintang Industrial dan West Poin.

Penetapan empat kawasan itu setelah melalui verifikasi atas usulan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

Direncanakan, kawasan industri yang dapat fasilitas KILK itu akan terus bertambah. Seperti yang disampaikan Deputi Bidang Pelayanan Umum, BP Batam, Gusmardi Bustami, Kamis (2/2) di Batam.

”Kita sudah usulkan 24 kawasan industri untuk dapat KILK. Tapi, baru empat yang dapat fasilitas,” kata Gusmardi Bustami.

Dari 24 kawasan industri yang diajukan, ada tujuh yang sudah masuk verifikasi. Verifikasinya terkait prosedur dan aturan. Walau tujuh kawasan yang diverifikasi, ke depan tidak tertutup kawasan industri yang lain akan bertambah.

”Penilaian dilakukan BKPM dan diputuskan itu dulu,” jelasnya.

KLIK itu akan dilaunching hari ini, Jumat (3/2), disaksikan Ketua BKPM. Untuk KLIK itu sendiri sudah disampaikan sejak Juni 2016.

Kriteria untuk mendapat fasilitas KLIK itu, kawasan mesti memiliki manajemen dengan luas cukup dan punya amdal. Selain itu, syarat administrasi, dan kawasan memiliki legalitas.

”Ini program menarik yang kita siapkan,” imbuhnya.

Terkait penetapan itu, Ketua HKI Kepri, Oka Simatupang, mengaku kecewa karena hanya empat kawasan yang ditetapkan menerima KILK.

”Kecewa banyak anggota, tapi yang lulus sedikit. Semoga ke depan semua mendapat fasilitas,” harap Oka.

Diharapkan Oka, KILK akan menambah investasi masuk Batam. Karena kondisi ivestasi di Batam diakui terpuruk dalam jangka waktu panjang.

”Keterpurukan investasi sudah begitu panjang. Dampakya, pada pengangguran meningkat. Sehingga kawasan indstri perlu perhatian,” katanya.

Sementara kebijakan pemerintah saat ini diakui sudah baik. Dimana, banyak kemudahan yang diberikan pemerintah. Mulai dari ijin investasi 3 jam.

”Besok lanjut dengan KLIK. Itu baik untuk investasi, khususnya kawasan industri,” beber Oka.

Sebelumnya, Kasubdit Pelayanan Penanaman Modal PTSP BP Batam, Adi Sugiharto mengungkapkan, BP Batam mengusulkan 24 kawasan industri untuk dapat KILK. Dengan KILK investor asing diberikan pelayanan terbaik dan kenyamanan dengan sistem yang lebih sederhana dan cepat.

Ke depan, saat pengurusan perizinan, agar sesuai target waktu, pengusaha bisa membawa serta notaris ke PTSP BP Batam. KILK ini akan dimudahkan dengan dukungan I23J.

Nantinya, ada yang diproses 3 jam. Izin prinsip investasi, angka pengenal impor, nomor wajib pajak, NIK (kepabeanan), IMTA, terakhir tanda perusahaan. Sudah keluar keputusan menteri keuangan untuk ini. BP Batam mengkolaborasikannya dengan fasilitas Kemudahan Langsung Izin Konstruksi. (MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here