Batas Waktu 19 September

0
83
DIvisi Hukum KPU Provinsi Kepri, Widiyono Agung S (tiga dari kiri) sedang menyampaikan PKPU Nomor 26 tahun 2018 kepada LO Balon DPD belum lama ini. f-Andri Dwi S/tanjungpinsng pos

Hardi S Hood, Syahrial dan Sukri Sudah Mundur

TANJUNGPINANG – Bakal calon (balon) anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) perwakilan Provinsi Kepri wajib mengundurkan diri dari pengurus partai politik (parpol).

Ini berdasarkan adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) RI dengan Nomor 30/PUU-XVI/2018, yang telah dituangkan ke dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 26 tahun 2018 tentang Pencalonan Perseorangan Peserta Pemilihan Umum Anggota DPD.

”Kita sudah sampaikan ke LO balon anggota DPD RI masing-masing sesuai ketentuan pasal 60A ayat 5 dan 6 PKPU Nomor 26 tahun 2018,” kata Devisi Hukum KPU Provinsi Kepri, Widiyono Agung S kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (29/8).

Paling lambat satu hari sebelum penetapan Daftar Calon Sementara (DCS), anggota DPD harus menyerahkan surat pengunduran diri kepada KPU Provinsi, yaitu selambat-lambatnya pada 30 Agustus 2018.

Kemudian, serta diterbitkannya surat keputusan parpol bersangkutan, bahwa yang bersangkutan telah mundur dari kepengurusan parpol paling lambat 1 (satu) hari sebelum penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) anggota DPD, yaitu selambat-lambatnya pada 19 September 2018.

Jika, surat pernyataan pengunduran diri dan surat keputusan dari parpol tidak disampaikan kepada KPU Provinsi Kepri sesuai tanggal yang ditetapkan, maka balon anggota DPD RI perwakilan Provinsi Kepri dinyatakan tidak memenuhi syarat alias TMS.

Maka dari itu, nama balon anggota DPD RI perwakilan Provinsi Kepri tidak dicantumkan ke dalam DCS anggota DPD RI, atau DCT anggota DPD.

Sampai saat ini, lanjut Agung, KPU Provinsi Kepri baru menerima surat pengunduran diri dari tiga balon anggota DPD RI. Yakni Sukri Fahrial mengundurkan diri dari jabatan Wakil Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Kepri), Hardi Selamat Hood mengundurkan diri dari jabatan Ketua Dewan Kehormatan DPD Partai Demokrat Provinsi Kepri dan M Syarial mengundurkan diri dari Wakil Ketua DPC PDIP Kota Tanjungpinang.

Tiga balon anggota DPD RI lagi yang terdeteksi oleh KPU Provinsi Kepri diketahui sebagai pengurus parpol belum menyerahkan surat pengunduran diri. Seperti Alfin sebagai Ketua DPD PKS Kota Tanjungpinang, Dharma Setiawan sebagai Ketua DPD PAN Kota Tanjungpinang dan Surya Makmur Nasution sebagai Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Kepri.

Tinggal tujuh balon anggota DPD RI lagi, yang belum terdeteksi oleh KPU Provinsi Kepri, bahwa masuk dalam pengurus parpol, baik di tingkat daerah maupun sampai ke tingkat pusat, adalah Alias Wello, Haripinto Tanuwidjaya, Mustofa Widjaya, Ria Saptarika, Ricahart Pasaribu, Riki Solikin dan Sabar Pandapotan Hasibuan. ”Kalau masuk dalam pengurus parpol, balon anggota DPD wajib mengundurkan diri,” sebut dia.(dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here