Batu 6 akan Disulap Menjadi Kampung Pelangi

0
1075
Reni Yusneli

TANJUNGPINANG – Kampung Melayu tepatnya di kawasan Pelabuhan Batu 6 Tanjungpinang akan dikembangkan menjadi kawasan wisata dengan mengecat rumah-rumah penduduk. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Reni Yusneli kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (14/3).

Ia menuturkan, ada sekitar 43 rumah yang akan di cat warna-warna. Konsepnya seperti Kampung Pelangi di Malang. Terkait wancana ini, ia menilai masyarakat sekitar setuju. Pihaknya telah melakukan komunikasi dan sosialisasi yang dilakukan beberapa waktu lalu. “Masyarakat menyambut baik rencana kawasan itu dikembangkan menjadi objek wisata,” ungkapnya.

Baca Juga :  Walikota Teken MoU dengan Kementerian Pariwisata

Terkait proses pekerjaan dilimpahkan kepada pihak ke tiga dengan sistem penunjukan langsung karena alokasi anggarannya tidak sampai Rp 200 juta. Ia menargetkan pekerjaan itu akan selesai Mei mendatang, dengan memulai pekerjaan di April nanti.

Meski demikian, ia menilai tantangannya adalah bagaimana mendatangkan pengunjung. Selain cat warna-warni butuh beberapa fasilitas umum termasuk tempat bersantai. Kawasan itu dinilai dapat dikembangkan, hanya perlu alokasi anggaran dan penyediaan lahan.

“Di kawasan itu ada lahan, tapi masih bersengketa. Ini kami upayakan agar dapat dihibahkan dan dibangun beberapa fasilitas umum termasuk rumah makan atau kuliner,” ucapnya.

Baca Juga :  Dua Tahun Buron, Terpidana Alkes Dibekuk

Ia mengakui pekerjaan penyediaan lahan dan fasilitas umum tidak dialokasikan 2018 ini, maka rencananya akan ada pekerjaan lanjutan 2019. “Tapi kalau sekedar menata bunga-bunga dan menambah payung-payung nanti akan kami coba meminta bantuan dari pihak ke tiga,” paparnya.

Ia menilai dengan adanya Kampung Pelangi, akan menambah daya tarik wisatawan berkunjung ke kawasan itu. Lurah Melayu Kota Piring, Feri Ismana menuturkan, dengan pengembangan kampung tersebut, diharapkan mampu menarik wisatawan. Serta terpenting, menyiapkan masyarakat menyambut momen tersebut untuk menggerakkan ekonomi. (dlp)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here