Batu 9 Kebanjiran, Pemko Lepas Tangan

0
570
TINJAU: Wali Kota Tanjungpinang H Lis Darmasnyah tinjau banjir, belum lama ini. f-HUMAS PEMKO TANJUNGPINANG

TANJUNGPINANG – Hujan menguyur Tanjungpinang dalam hitungan menit, sudah membuat jalan raya dan perumahan di Taman Harapan Indah (THI) tergenang air. Lokasi yang satu ini menjadi daerah yang langganan banjir belakangan ini. Pemicunya, karena drainase yang berada di sisi Jalan DI Panjaitan Km IX Tanjungpinang ini sudah tidak mampu lagi menampung debit air hujan.

Karena lokasi ini kerab banjir, Wali Kota Tanjungpinang, H Lis Darmansyah menuturkan, Pemko Tanjungpinang bukan tidak peduli dan tak mau menangani banjir di depan THI ini.

Hanya saja, menurutnya, itu bukan wilayah kerja Pemko karena merupakan jalan nasional maupun provinsi. Ini artinya kewenangan penanganan juga di provinsi.

Menurutnya, bisa saja Pemko Tanjungpinang tangani banjir di kawasan tersebut. Hanya saja, Lis tidak inginkan menjadi temuan dikemudian hari.
”Ini yang saya tidak mau,” ucap Lis.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Kepri ini mengatakan, Pemko Tanjunpinang sudah sering mengirim surat kepada Satker maupun Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kepri. Intinya, banjir yang selalu melanda di jalan raya DI Panjaitan Km IX hingga tepatnya di depan THI untuk minta di tangani. Tak hanya kirim surat saja, Pemko Tanjungpinang juga sudah melakukan koordinasi kepada pihak terkait.

”Sekarang tergantung kemauan saja. Jika dalam dua atau tiga hari ke depan tidak ditangani, saya perintahkan lagi Dinas PU Tanjungpinang untuk kembali melakukan koordinasi dengan intansi terkait. Supaya banjir tersebut bisa ditangani dengan cepat,” ucap dia.

Lanjut Lis, untuk menangani banjir di depan THI sangat mudah dan gampang sekali. Caranya, sambung Lis cukup memotong jalan raya, dari drainase yang berada di depan THI masuk ke arah Bintancentre (Bincen). Potong aliran air ke jalan raya tersebut, tidak berada di depan THI. Tujuan, pemotongan jalan raya untuk membuat drainase. Supaya air hujan tersebut bisa mengalir dengan cepat.

”Kita potong jalan raya tidak di depan THI. Kalau dilihat meluruskan drainase besar yang ada sekarang itu,” tegas dia. Pekerjaan ini, kata dia, tak memakan biaya besar.

”Ya, kurang lebih sekitaran Rp 1 miliar. Selesai semuanya. Pasti tak akan banjir lagi,” tegasnya. Kalau Satker maupun dinas terkait tidak sanggup, terang Lis lagi, Pemko Tanjungpinang siap mengerjakan pekerjaan tersebut. Hanya saja, pihaknya memberikan surat rekomendasi yang ditujukan ke Pemko Tanjungpinang.

”Kalau tidak sanggup, kita yang akan kerjakan. Semua ini menjadi perhatian besar Pemprov Kepri,” sebut dia.(ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here