Bawa Tanjak Hingga Topeng Makyong

0
178
PAMERAN: BPNB Kepri saat ikut pameran di Museum Benteng Vredeburg, Juli 2017 lalu. f-dok/bpnm provinsi kepri

BPNB Kepri Ikut Pameran Museum PPTMA

Salah satu agenda yang akan menarik perhatian pengunjung di Perhelatan Pemuliaan Tamadun Melayu Antarbangsa (PPTMA) Lingga adalah Pameran Museum Bersama.

TANJUNGPINANG – SAAT Pameran nanti, banyak benda bersejarah yang bisa dilihat pengunjung. Apalagi, peserta pameran pun jumlahnya semakin banyak. Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Kepri akan berpartisipasi dalam pameran di Museum Linggam Cahaya Daik Lingga, 17-26 November 2017 mendatang.

Koordinator Pusdok BPNB Kepri, Zulkifli Harto mengatakan, pihaknya telah menerima undangan dari panitia PPTMA. Ia sudah berkoordinasi dengan pimpinan BPNB Kepri dan mengirimkan personel untuk ikut acara ini.

”Beberapa waktu lalu kami ikut pameran di Yogyakarta. Sebelumnya pameran cagar budaya di Siak. Dua pekan lagi akan ikut bergabung dalam pameran di Daik Lingga,” kata Zulkifli dalam pres rilisnya yang diterim redaksi koran ini, Kamis (2/11) kemarin.

Dalam pameran nanti, kata Zulkifli, rencananya mereka akan membawa barang-barang bercorak budaya, seperti beraneka ragam tanjak, gasing, topeng makyong, pakaian tradisional dan juga buku-buku terbitan BPNB Kepri.

”Pemkab Lingga khususnya Dinas Kebudayaan telah lama bermitra dengan kami. Event-event kebudayaan, kami tentunya ikut berpartisipasi. Peneliti BPNB Kepri juga banyak menulis tentang sejarah dan budaya Lingga,” ujarnya. Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Lingga M Ishak mengatakan pameran itu merupakan kegiatan pertama yang digelar dari rangkaian Perhelatan Pemuliaan Tamadun Melayu Antarbangsa tahun 2017.

Kata Ishak, pada pameran nanti, Museum Linggam Cahaya tidak sendiri, melainkan bersama dengan stan lain, seperti Balai Pelestarian Nilai Budaya Kepri dan Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Kepri.

”Kita juga sudah sampaikan undangan ke beberapa daerah yang ada museum, termasuk Museum Nasional. Tapi Baru dua itu yang dari luar daerah yang sudah memastikan akan ikut bersama. Mudah-mudahan dalam rentang minggu ini akan ada yang lain,” kata Ishak.

Ishak berkeyakinan dengan adanya pameran Museum Linggam Cahaya pada perhelatan ini merupakan kesempatan yg baik untuk memperkenalkan keberadaan museum dengan segala koleksi-koleksi sejarah yang dimiliki pada kalangan lebih luas.(MARTUNAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here