Bawang Merah Tembus Rp 38 Ribu per Kilo

0
386
MENUNGGU PEMBELI: Seorang pedagang di Pasar Puan Maimun Karimun menunggu pembeli. f-ALRION/TANJUNGPINANG POS

KARIMUN – DALAM dua pekan terakhir harga bawang merah asal Pulau Jawa di Karimun terus mengalami kenaikan di pasaran. Kenaikan itu mencapai Rp 38 ribu per kilogramnya, mulai Selasa (1/8). Hingga kini, belum diketahui kapan harga bawang kembali normal seperti sedia kala. Naiknya harga bawang merah, beberapa pedagang mengaku bingung menentukan harga jual kepada pembeli karena terlalu tinggi. ”Sudah dua minggu ini harga bawang naik, dan katanya pasokan dari Jawa belum masuk. Sementara, musim panen bawang belum saatnya, dan permintaan pasar terus meningkat,” ujar Siadari, pedagang Puan Maimun Karimun, kemarin.

Untuk harga bawang merah india, juga mengalami kenaikan sampai Rp 32 ribu per kilogram dari harga normal Rp 12 ribu. Sedangkan harga sayur mayur turun drastis. Dari kisaran Rp 15 ribu per kilogram turun menjadi Rp 6 ribu. Untuk menghabiskan dagangan sayur, pedagang sayur kebanyakan berkeliling di pasar menawarkan kepada sesama pedagang dengan harga per ikatnya Rp 5 ribu.

Penurunan harga sayuran, dikarenakan panen petani lokal melimpah dan membanjiri pasaran. Untuk harga cabai merah Rp 26 Ribu perkilogram, cabai hijau Rp 24 ribu per kilogram cabai rawit Rp 34 ribu. Turunnya harga cabai, disebabkan cabai dipasok dari Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Menurutnya, petani cabai lokal Karimun belum mampu memenuhi pasar Karimun. ”Harga cabai di Sidikkalang Rp 2 ribu per Kilogram, atau bisa dikatakan tidak laku. Kini, pembeli cabai membeli cabai per karung bukan perkilo sebagaimana lazimnya” kata Saragih petani asal Sumut. (ALRION)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here