Bawaslu Bakal Terapkan Sistem Siwaslu

0
215
Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Provinsi Kepri, Idris saat hadir dalam kegiatan rakor kehumasan yang diadakan oleh Bawaslu RI berlangsung di Hotel Mercure Ancol, Jakarta. F-Istimewa

TANJUNGPINANG – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kepri bakal terapkan sistem pelaporan online siwaslu pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Rencana ini disampaikan Bawaslu RI dalam rapat koordinasi (Rakor) kehumasan, yang dihadiri Komisioner Bawaslu Provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia termasuk komisioner Bawaslu Provinsi Kepri berlangsung di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Jumat (8/2).

Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Provinsi Kepri, Idris mengatakan, sistem online merupakan internal Bawaslu untuk memberikan kemudahan bagi pengawas Pemilu dalam menyajikan data secara cepat dan akurat.

Tujuan program siwaslu secara umum, adalah memaksimalkan penyajian data dan informasi pada pehitungan perolehan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilu 2019 nanti.

Kemudian, lanjut dia kepada Tanjungpinang Pos, Senin (11/2), mempermudah pimpinan di Bawaslu pengambilan keputusan terhadap perhitungan perolehan suara peserta Pemilu Serentak 2019. Dan, meningkatkan kinerja badan pengawas pemilu.

Secara khusus, untuk memenuhi kebutuhan proses pelaporan dan pelayanan informasi terkini dalam proses Pemilu 2019 beserta hasilnya pada divisi pengawasan.

Sebelum diterapkan, kata dia, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan simulasi terhadap sistem online siwaslu.

Hanya saja, pihaknya belum mengetahui kapan akan dilakukan simulasi sistem siwaslu pada komisioner Bawaslu hingga jajaran pengawas Pemilu dibawahnya.

”Kita belum tahu kapan. Kemungkinan dalam waktu dekat ini,” ucap dia.

Apabila simulasi berhasil, maka pihaknya akan terlebih dahulu mengadakn bimbingan teknis (Bimtek) kepada pengawas pemilu di bawahnya, seperti Pengawas TPS (PTPS) sampai tingkat pengawasan kecamatan.

Sekilas yang diketahuinya, anggota PTPS akan foto kertas perolehan perhitungan suara di TPS. Lalu, foto tersebut langsung dikirim ke tingkat pengawasan tingkat kecamatan.

Kemudian, dari tingkat pengawasan Kecamatan langsung diteruskan kembali foto hasil perhitungan perolehan suara pada Pemilu 2019 nanti, ke tingkat kabupaten/ kota. Setelah itu, dilanjutkan ke pengawas lebih tinggi, seperti Bawaslu Provinsi Kepri.

”Selain menerima hak copy dokumen tersebut, kita sudah memiliki hasilnya melalui foto. Ini hanya mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan pada perhitungan perolehan suara parpol yang ikut Pemilu 2019,” sebut dia. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here