Bawaslu Bela KPU

0
55
Idris

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kepri membela KPU soal ada keterlambatan cetak Alat Peraga Kampanye (APK) untuk keperluan Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019.

TANJUNGPINANG – Hal ini disampaikan Devisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Provinsi Kepri, Idris kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (11/10).

Keterlambatan, kata Idris, bukan dikarenakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri dengan sengaja tidak mau cetak APK. Tapi, pihak penyelenggara pemilu masih menunggu hasil desain dari masing-masing partai politik (parpol).

Parpol wajib menyerahkan hasil desain ke KPU. Hasil desain salah satu panduan KPU untuk mengajukan cetak APK nanti.

”Setahu saya, KPU dan parpol sepakat terakhir menyerahkan desainnya 7 Oktober 2018 lalu. Mungkin sekarang sedang dalam proses APK,” kata Idris.

Sebelum cetak, bahwa hasil desain diserahkan masing-masing parpol terlebih dahulu dicek oleh KPU. Kalau sudah tidak ada unsur melanggar aturan kampanye, baru menuju tahapan cetak APK.

”Wajar sajalah. Karena proses pembuatan APK cukup panjang,” sebut dia. Dalam kesempatan ini, Devisi Partisipasi Masyarakat (Parmas) dan Sumber Daya Manusia (SDM) KPU Provinsi Kepri, Parlindungan Sihombing mengatakan, KPU Provinsi Kepri sudah menerima hasil desain dari masing-masing parpol. Ada beberapa hasil desain yang diserahkan parpol perlu diperbaiki kembali.

Karena KPU menemukan gambar burung garuda di desain milik parpol. Kemudian, file desain yang diserahkan parpol ke KPU ukuran terlalu kecil. Ini membuat hasil desain milik parpol bisa blur hingga pecah disaat cetak nanti.

”Kalau gambar garuda itu, lambang negara. Jadi, tidak diperbolehkan. Hal seperti itu, kita minta diperbaiki,” ucap dia.

Masa perbaikan hasil desain yang diberikan KPU ke parpol, Jumat (12/10) ini. ”Mudah-mudahan, hari Jumat menyerahkan perbaikan hasil desainnya. Biar cepat kita cetak APK nya,” sebut dia.

Sampai dengan pertengahan Oktober, KPU belum melakukan lelang pengadaan APK kampanye baik itu parpol dan calon presiden. Padahal, masa kampanye sudah dimulai sejak 23 September lalu.

Menurut KPU Provinsi Kepri, parpol sampai saat ini belum semuanya mengumpulkan bahan materi untuk dicetak oleh KPU. Hal itulah yang menyebabkan keterlambatan masalah pengadaan APK kampanye milik partai.Diprediksi, November nanti baru APK tersebut bisa diterima parpol.(ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here