Bawaslu Hentikan Dugaan Politik Uang

0
524
Suasana pembahasan kedua Sentra Gakkumdu unsur dari Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan terkait dugaan politik uang di Kantor Sekretariat Bawaslu Kota Tanjungpinang. Keputusan akhir Bawaslu hentikan kasus dugaan politik uang.f-Istimewa

TANJUNGPINANG – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tanjungpinang telah hentikan kasus dugaan politik uang melalui pembagian paket sembako. Pasalnya, Bawaslu Kota Tanjungpinang tidak cukup memiliki barang bukti atas kasus dugaan politik uang tersebut.

”Kita dapat barang bukti di lapangan, tapi sudah tidak utuh lagi. Sehingga kasus dugaan politik uang tidak dapat kita teruskan ke tahap penyidikan,” kata Ketua Bawaslu Kota Tanjungpinang, Muhammad Zaini kepada Tanjungpinang Pos, Jumat (14/12).

Sebelum memutuskan untuk tidak dapat dilanjuti ketahap penyidikan, Sentra Gakkumdu terdiri dari unsur Bawaslu Kota Tanjungpinang, kepolisian serta kejaksaan melakukan pembahasan kedua di Kantor Sekretariat Bawaslu Kota Tanjungpinang beralamat Komplek Bintancentre (Bincen) Tanjungpinang, Kamis (13/12).

Baca Juga :  H Syahrul Jadi Rebutan

Saat itu, agenda pembahasan kedua sesuai Perbawaslu Nomor 31 tahun 2018 tentang Sentra Gakkumdu untuk melakukan kajian hasil penyelidikan, klarifikasi terhadap dugaan pelanggaran. Apakah cukup alat bukti atau tidak, memenuhi unsur tindak pidana Pemilihan Umum (Pemilu) atau tidak.

Kemudian, apakah kasus dugaan politik uang bisa ditindaklanjuti ke tahap penyidikan kepolisian atau tidak.

Hasil pembahasan tersebut, akhirnya Sentra Gakkumdu menilai bahwa kasus dugaan politik uang yang sudah dilakukan dengan VB caleg nomor urut 3, daerah pemilih (dapil) 3 (Bukit Bestari), dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan nomor register 01/TM/PL/PL/10.01/XI/2018, tidak cukup alat bukti. Sehingga kasus dugaan politik uang dihentikan atau tidak dapat ditindaklanjuti ke tahap penyidikan.

Baca Juga :  Fathir Targetkan Suara Milenial di Pileg 2019

Sebelumnya, Sentra Gakkumdu yang terdiri dari Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan, setelah melakukan penelusuran investigasi, lalu dilanjutkan penyelidikan 14 hari dengan melakukan klarifikasi kepada pemberi dan penerima, penelitian, pemeriksaan dan kajian kasus dengan berbagai fakta dan data.

Secara administrasi Bawaslu telah mengumumkan hasil penyelidikan tersebut di papan pengumuman Kantor Bawaslu Kota Tanjungpinang. ”Sudah kita tempelkan hasil penyelidikan tersebut,” terang dia.

Meskipun demikian, lanjut dia, Bawaslu Kota Tanjungpinang tetap menghimbau dan mengingatkan kepada bersangkutan (VB) tidak melakukan kembali kegiatan yang mengarah kepada dugaan politik uang dalam bentuk apapun.

Baca Juga :  Agus Wibowo Tolak Jadi Timses Prabowo

Kemudian, ia mengajak kepada peserta pemilu dan masyarakat untuk komitmen mewujudkan pemilu bersih dan bemartabat, dengan menolak dan melawan politik uang. Apa bila ada temuan, maka hendaklah melaporkan kepada jajaran pengawas terhadap setiap dugaan politik uang tersebut.

”Target kita OTT terhadap praktek politik uang yang telah diharamkan oleh UU Nomor 7 tahun 2017,” sebut dia. (dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here