Bawaslu Ingatkan Reses Tak Boleh Kampanye

0
67
Idris

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kepri tidak melarang anggota DPRD kabupaten/ kota serta provinsi, DPR RI dan DPD RI yang sedang melakukan reses di daerah pemilihan (dapil) masing-masing.

TANJUNPINANG – Bawaslu hanya mengingatkan serta berpesan kepada anggota Dewan tersebut untuk tidak menyampaikan visi misi serta program selama reses berlangsung.

”Ini tidak boleh,” kata Devisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Provinsi Kepri, Idris kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (12/12).

Apa lagi, kata Idris, yang menyampaikan visi misi serta program, adalah anggota Dewan yang masuk dalam bagian peserta Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Karena penyampaian visi misi serta program ke masyarakat, merupakan kategori unsur kampanye dan dilarang.

Semua ini tertuang di UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) di pasal 280 tentang larangan dalam kampanye. Kemudian, tertuang juga di Peraturan KPU Nomor 23 Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilu di pasal 23.

Intinya, Bawaslu minta peserta Pemilu yang masih aktif menjabat sebagai anggota Dewan untuk mengikuti aturan Pemilu. Karena Bawaslu tak segan-segan akan memberikan sanksi tegas kepada peserta pemilu tersebut termasuk calon anggota Dewan.

Untuk menghindari itu, Idris berharap, anggota DPRD mengirim surat pemberitahuan reses kepada Bawaslu Provinsi Kepri. Agar Bawaslu mengetahui kegiatan anggota Dewan yang sedang reses di daerah tersebut.

”Nanti, kita pastikan di lapangan. Apakah betul anggota dewan itu hanya melakukan reses saja atau kegiatan lain,” ucap dia.

Sampai saat ini, kata dia, baru satu anggota DPD RI yang mengirimkan surat pemberitahuan kegiatan reses dilakukan di Provinsi Kepri. ”Yang lain tidak ada. Kita berharap, mereka kirim surat pemberitahuan reses itu agar kita mudah memantau kegiatan di lapangan,” harap dia.(ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here