Bawaslu Perlu Klarifikasi Pemberi dan Penerima Paket Sembako

0
25
Muhammad Zaini

TANJUNGPINANG – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tanjungpinang masih menangani kasus dugaan politik uang melalui paket sembako. Karena penanganan saat ini sudah masuk dalam tahapan penyelidikan.

Ketua Bawaslu Kota Tanjungpinang, Muhammad Zaini mengatakan, tahapan penyelidikan dengan melakukan klarifikasi kepada beberapa pihak yang terlihat dalam kasus dugaan politik uang melalui paket sembako.

Pihak yang dimintai klarifikasi, mulai dari pemberi dan penerima bingkisan paket sembako. Klarifikasi yang dilakukan Bawaslu terhadap pemberi dan penerima bingkisan paket sembako berbeda-beda alias tidak bersamaan.

Pemberi paket sembako yang dibagikan ke warga Dompak, adalah salah satu calon Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, yaitu VB. VB maju sebagai calon anggota DPRD Kota Tanjungpinang dari daerah pemilihan (dapil) Bukit Bestari.

VB menggunakan kendaraan politik dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) untuk meraih kursi di dapil Bukit Bestari.

Kemudian, Bawaslu juga memanggil penerima paket sembako, yaitu warga. Ada 8 warga dimintai klarifikasi terhadap paket sembako yang sudah diterimanya.

Tahapan ini, kata dia, sudah berlangsung delapan hari sejak diregister dengan Bawaslu nomor 01/TM/PL/Kot/10.01/XI/2018.

”Waktu kita 14 hari. Ini berdasarkan Perbawaslu Nomor 7 Tahun 2018 tentang Penanganan Pelanggaran,” kata Zaini kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (5/12).

Setelah itu, kasus ini akan berlanjut ke tahap berikutnya. Yakni tahapan kajian yang akan dilakukan di Sentra Gakkumdu. Apakah kasus ini masuk unsur politik uang atau tidak.

”Jadi, kita sekarang ini belum putuskan hingga vonis kasus tersebut,” sebut dia. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here