Bawaslu RI Resmikan Pojok Pengawasan Pilwako dan Pemilu

0
564
MERESMIKAN: Anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja meresmikan ruang Pojok Pengawasan Bawaslu Kepri di kantor Sekretariat Bawaslu Provinsi Kepri di Tanjungpinang, Kamis (7/12). f-Istimewa

TANJUNGPINANG – Untuk menjalankan fungsi pengawasan Pemilu sekaligus menambah pengetahuan masyarakat terhadap Pemilu, Bawaslu Provinsi Kepri meluncurkan program Pojok Pengawasan. Program ini telah diresmikan anggota Bawaslu RI juga Koordinator Divisi (Kordiv) Penyelesaian Sengketa Pemilu, Rahmat Bagja di Kantor Sekretariat Bawaslu Provinsi Kepri di Jalan Diponegoro Tanjungpinang, Kamis (7/12).

Ketua Bawaslu Provinsi Kepri, Muhammad Sjahri Papene mengatakan, ini mengacu pada perubahan zaman, terutama dikalangan generasi muda. Jadi, pojok ini tempat berkumpul alias mojok. Tapi, mojoknya untuk hal positif dalam mengawal proses Pemilu. Baik itu Pilkada Tanjungpinang tahun 2018, tahapan pilkadanya sedang berlangsung. Kemudian Pileg dan Pilpres tahun 2019 mendatang.

Program Pojok Pengawasan ini, lanjut Sjahri, adalah ruang publik. Dalam rangka untuk meningkatkan kecerdasan penyelenggaraan pemilu nantinya.

Juga menjadi ruang untuk menampung semua informasi dari masyarakat, dalam mendeteksi serta mengantisipasi sejak dini hal-hal yang tidak diinginkan dalam pengawasan Pilkada Walikota dan Wakil Walikota tahun 2018 mendatang. ”Kita sediakan ruang khusus di Kantor Sekretariat Bawaslu Provinsi Kepri. Di ruang itu, masyarakat bisa diskusi hingga membaca buku tentang pengawasan,” kata Sjahri kepada Tanjungpinang Pos, Jumat (8/12).

Pojok Pengawasan akan menjadi pusat pengawasan partisipatif dan sumber informasi pengawasan pemilu, untuk memberikan pengetahuan seputar proses penyelenggaraan pemilu bagi masyarakat. Hal tersebut berangkat dari keinginan Bawaslu RI, yang ingin melibatkan semua kalangan untuk bersinergi dalam mengawal pemilu.

Terutama kalangan pemuda, mahasiswa dan pelajar serta kelompok masyarakat yang mempunyai keinginan yang sama untuk mengawasi penyelenggaraan Pilkada Walikota dan Wakil Walikota tahun depan.

Bersamaan dengan program itu, kata dia, Bawaslu juga meluncurkan tagline baru dengan semboyan ”Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu”. ”Filosofi menegaskan, jika pemilu adalah milik seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya milik Bawaslu saja,” terang dia.

Dengan adanya Pojok Pengawasan, diharapkan akan menjadi titik sentral informasi dan pusat pengawasan partisipatif masyarakat, bukan hanya milik Bawaslu saja, namun semua lapisan masyarakat.

”Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat Provinsi Kepri dalam pemilu mendatang, khusus warga Tanjungpinang di pilkada Tanjungpinang mendatang,” sebut dia. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here