Bayi Usus Terburai Dipanggil Amat

0
385
DIRAWAT: Bayi usia 8 hari yang lahir dengan dengan usus terburai dirawat di RS Awal Bros, Batam. f-istimewa

BATAM – Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kepri, Hj. Noorlizah Nurdin mengunjungi kembali bayi usus terburai, anak pasangan Dadang Prasetio dan Suyamti yang dirawat intensif di Rumah Sakit Awal Bross, Batam, kemarin.

Sekitar pukul 15.20 WIB, Noorlizah tiba di Rumah Sakit Awal Bross Batam. Kedatangan istri pejabat nomor satu itu langsung disambut Manejer HRD Awal Bross Wulandari dan kedua orangtua bayi di lantai 2 kamar Magnolia ruang NICU tempat si bayi dirawat.

Di ruang NICU, Noorlizah sudah ditunggu oleh dokter bedah anak, Siti Iqbalwanty yang sekaligus menangani bayi laki-laki yang masih berusia 8 hari tersebut.

Noorlizah menuju tempat tidur si bayi. Dokter Siti membuka boks bayi agar Noorlizah bisa leluasa menyapa dan menyentuh bayi.

”Hallo, Amat. Cepat sehat ya. Yang kuat ya Amat,” ujar Noorlizah menyapa bayi laki-laki tersebut.

Panggilan ‘Amat’ spontan diberikan Noorlizah untuk menyapa bayi laki-laki yang belum sempat diberi nama tersebut. Noorlizah juga memeluk Suyamti, ibu si bayi dan memberikan semangat kepadanya.

”Kamu sebagai ibu harus kuat. Jalani ini dengan ikhlas. Terus berdoa,” imbuh Noorlizah.
Sebelum meninggalkan lokasi, Noorlizah bahkan menyempatkan berbincang dengan Siti Iqbalwanty terkait kondisi dan kesehatan bayi.

Dokter Siti menyebutkan perkembangan bayi Suyamti sudah jauh lebih bagus dibanding saat tiba 3 hari lalu.

Ketika dirujuk ke Awal Bross usus bayi yang terurai sudah mengeluarkan bau karena infeksi.

”Sekarang sudah mulai mengecil lobangnya. Kita tunggu sampai mengecil dan menutup, baru bisa pulang. Nanti sampai di rumah kita ajarkan cara merawatnya. Kami sering menangani bayi seperti ini di Awal Bross. Semoga bayi Suyamti bisa cepat pulih,” jelas dr.Siti Iqbalwanty SpBA.

Bayi Suyamti lahir Rabu (31/1) di bidan setempat. Karena kelainan usus terurai, bidan merujuk ke RSUD Tanjungpinang. Peralatan medis yang tidak memadai, bayi Suyamti dirujuk ke RSUP Kepri.

Masih terkendala alat, akhirnya RSUP Kepri merujuk ke RS Awal Bross dan ditangani sampai saat ini dengan biaya dari Pemprov Kepri. (ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here