BCS dan Citramas Menjuarai DCT 2019

0
183
PEMAIN U12 Bina Bintang Muda 757 Kepri bertanding di ajang DCT 2019, di stadion Temenggung Abdul Jamal, Batam. f-istimewa

Asuhan Bina Bintang Muda 757 Kepri Termotivasi

BATAM – Tim BCS Batam dan Citramas Yellow menjuarai kompetisi sepak bola kelompok umur Dreams Come True (DCT) 2019, Minggu (17/2) kemarin. Laga perdana bagi pemain asuhan SSB Bina Bintang Muda 757 Kepri ini, menjadi motivasi untuk masa mendatang.

Setelah menjalani penyisihan grup sampai babak final, tim BCS Batam menjuarai untuk kelompok U10, pada kompetisi DCT 2019, di stadion Temenggung Abdul Jamal, Batam, kemarin. BCS juara setelah bertanding di babak final dengan tim SDN 003 Batuaji Batam, sebagai juara kedua. Sedangkan GSP menjadi juara ketiga setelah mengalahkan Bapor Timah (juara IV).

Dari hasil penilaian panitia, Azka dari tim SDN 003 Batuaji menjadi kiper terbaik. Sedangkan top skor diraih oleh Fatih dari tim BCS, setelah mencetak 12 gol.

Sedangkan di kejuaraan U12, SSB Citramas Yellow (Batam) menjuarai DCT 2019, setelah mengalahkan Progress Plus di babak final. Untuk juara ketiga direbut oleh SSB Indonesia Raya Muda, juara keempat diraih tim U12 Buana Vista. Ilham Akbar kiper Citramas Yellow terpilih sebagai kiper terbaik. Sedangkan pencetak gol terbanyak (top skor) direbut oleh Rasya dari tim Progress Plus (8 gol).

”BCS dan Citramas Yellow akan mewakili Kepri, di tingkat nasional, di Bandung, 18 April sampai 30 April mendatang,” kata Yora, ketua panitia penyelenggara DCT 2019, tingkat Provinsi Kepri, kemarin.

Sementara, 5 tim yang diturunkan SSB Bina Bintang Muda 757 Kepri, belum berhasil menjadi yang terbaik dalam ajang kompetisi tingkat usia 10 tahun (U10) dan usia 12 tahun (U12) ini. Bagi manajemen SSB Bina Bintang Muda, wajar anak asuhannya belum bisa meraih juara di ajang ini. Karena, SSB Bina Bintang Muda 757 Kepri, baru berdiri sekitar 4 bulan.

”Pembinaan di SSB kami, masih berjalan kurang lebih 3 bulan. Kejuaraan DCT 2019 merupakan, kompetisi pertama sekali yang kami ikuti sejak berdiri. Kejuaraan ini menjadi motivasi bagi anak-anak asuhan kami,” kata Seviyandi Bakar, Ketua SSB Bina Bintang Muda 757 Kepri, setelah rombongan kembali ke Tanjungpinang.

Orang tua pemain Bina Bintang Muda 757 Kepri menyatakan, kalah atau menang hal yang biasa dalam satu pertandingan.

”Yang luar biasa itu adalah, anak-anak kita sudah punya mental dan fisik yang kuat menghadapi lawan-lawan mereka yang sudah jauh berpengalaman,” ujar Jefrison mewakili orang tua siswa Bina Bintang Muda 757 Kepri. (fre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here