Bea Cukai Musnahkan Barang Ilegal

0
514
Bea Cukai beserta jajaran penegak hukum memusnakan barang ilegal.f-raymon/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Tanjungpinang musnahkan barang-barang ilegal hasil tegahan senilai Rp 592 juta di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Jalan Ganet, Tanjungpinang, Kamis (20/12)

. Barang yang dimusnahkan berupa 3.772.120 batang rokok, 75 ball tas dompet, 296 ball tekstil sepatu barang elektronik dan sparepart dimusnahkan dengan cara dibakar. Sedangkan untuk 471 botol dan 3.997 kaleng minuman mengandung alkohol dimusnahkan dengan cara dilindas alat berat.

Sementara itu sembilan unit handphone di musnahkan dengan di granda. Kepala Kantor wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Kanwil DJBC) Khusus Kepulauan Riau, Agus Yuliyanto mengatakan, pemusnahan barang milik negara hasil tegahan bea cukai Tanjungpinang merupakan wujud salah satu tugas bea cukai.

Baca Juga :  Pemprov Kepri Ditantang Buat BPR

“Dari kegiatan ini keuangan negara yang bisa diselamatkan Rp1,704 miliar. Untuk perkaranya masih dalam tahap persidangan,” katanya

“Dari kegiatan ini keuangan negara yang bisa diselamatkan Rp1,704 miliar. Untuk perkaranya masih dalam tahap persidangan,” katanya

Selanjutnya, melakukan pengawasan untuk menjaga negara dan masyarakat dari masuknya barang ilegal karena berbahaya bagi keuangan negara, kesehatan dan keamanan negara. Bea Cukai juga bertugas untuk mengumpulkan penerimaan negara jadi ini merupakan wujud dari hasil tugas pengawasan.

“Semuanya itu merupakan barang – barang ilegal. Pemusnahan disaksikan oleh aparat penegak hukum lainnya. Untuk menjelaskan ini adakah tugas dan tanggungjawab bersama kami semua,” sebutnya.

Baca Juga :  Pengusaha Bagi-bagi Sembako

Menurutnya, barang ilegal yang dimusnahkan hasil penindakan dari bulan Januari 2018. Tetapi belum seluruhnya karena barang bukti yang masih dalam proses penyidikan. Kepala KPPBC Tipe Madya Tanjungpinang Sodikin menambahkan, barang-barang ilegal ini tegahan di tahun 2018. Yang dilakukan penyidikan ada 8 perkara, dua diantaranya sudah incraht. Sedangkan 6 perkara lain masih dalam penyidikan Kejari Bintan.

“Untuk barang bukti yang dimusnahkan diantaranya 3.772.120 batang rokok, 471 botol mikol dan 3997 kaleng mikol, 75 ball tas dan dompet, 9 unit handphone, 296 bal tekstil dan sepatu, barang elektronik, sprepart, perkakas,seluruhnya senilai Rp 592 juta,” ujarnya.

Baca Juga :  Januari, Pejabat Baru Dilantik

Lanjutnya, Bea Cukai terus bekerja sama dengan aparat penegak hukum lainnya untuk menyelamatkan keuangan negara dari kegiatan ilegal. Sementara kontribusi Bea Cukai Tanjungpinang sampai November lalu sebesar Rp2,1 triliun meningkat 13 % dari tahun 2017.

Sodikin menyampaikan dengan adanya penindakan itu dapat menyumbang kegiatan ekonomi bangsa. “Dengan kegiatan penindakan ini tentunya kita ingin melindungi perekonomian dalam negeri,” ujarnya. (ray)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here