Bea dan Cukai Perketat Pengawasan Barang

0
304
TANGKAPAN: Petugas Bea Cukai saat mengamankan salah satu kapal yang melanggar kepabenanaan di perairan Kepri. F-dok/tanjungpinang pos

Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Tanjungpinang memperketat pemeriksaan barang bawaan penumpang.

TANJUNGPINANG – Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya aksi penyelundupan barang. Apalagi geografis Tanjungpinang berdekatan dengan negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

Kepala KPPBC Tanjungpinang, Sodikin mengungkapkan aksi pelanggaran kepabeanan biasanya meningkat di akhir tahun. Sebabnya, banyak orang liburan Natal dan Tahun Baru.

Titik pengawasan yang diperketat bukan hanya di laut tapi di pelabuhan dan bandara. Bahkan jumlah personel BC ditambah. Sebab, beberapa hari terakhir ini, jelang Natal dan Tahun Baru jumlah penumpang mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Maka resiko penyelundupan barang-barang terlarang seperti narkoba pun diperkirakan turut meningkat.

”Pengamanan barang-barang masuk terus kita perketat baik di laut maupun di darat. Terutama barang-barang dari luar negeri,” katanya, kemarin.

Sodikin menyebutkan, penguatan pengamanan dan penjagaan ditandai dengan penambahan personel di Pelabuhan Sribintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Pelabuhan Bandar Bentan Telani (BBT) Lagoi dan Pelabuhan Pelni Kijang.

Jika hari-hari biasa pihaknya menurunkan empat orang untuk penjagaan, namun jelang Natal dan Tahun Baru kali ini, pihaknya menambah personel hingga 6 orang di setiap pelabuhan. ”Kita menambah jumlah personel Natal dan Tahun Baru ditambah untuk mengawasi barang bawaan penumpang di di Pelabuhan SBP Tanjungpinang, Kijang, dan BBT Lagoi,” sebutnya.

Hanya saja, katanya untuk Pelabuhan Pelni Kijang hanya ada petugas untuk kedatangan saja dan tidak terlalu rutin. Yang rutin itu di Pelabuhan SBP Tanjungpinang dengan BBT Lagoi.

Dikarenakan Sumber Daya Manusia (SDM) di Bea Cukai Tanjungpinang sangat terbatas. ”Untuk pegawai BC Tanjungpinang total 110 personel, sangat kurang karena wilayah kita sampai Natuna dan Dabo Singkep, tetapi ini sudah kita usulkan ke Pusat,” ucapnya.

Menurutnya, tidak hanya Bea Cukai Tanjungpinang saja yang melakukan pengamanan untuk mempertketat jalur masuknya barang dan orang, namun seluruh instansi terkait seperti Polisi, TNI dan Syahbandar juga turut bersinergi. ”Kita bersibergi bersama dengan pihak terkait untuk memberantas maraknya narkoba masuk ke Tanjungpinang,” ujarnya. (RAYMON)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here