Belakangpadang Krisis Sembako

0
496
Sidak sembako: Gubernur Kepri, Nurdin Basirun saat mengunjungi pedagang sembako di Belakangpadang, Senin (2). f-istimewa/humas pemprov kepri

Batam – Kekhawatiran warga Belakangpadang terhadap pasokan sembako, direspon Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun.

Nurdin mengunjungi Belakangpadang, untuk melihat kondisi masyarakat, sekaligus menerima masukan, atas pasokan sembako yang dikeluhkan masyarakat. Untuk Belakangpadang, dinilai harus ada kebijakan di lapangan, terkait kelangkaan sembako.

Penegasan itu disampaikan Nurdin Basirun di Belakangpadang, Senin (13/2). Nurdin berharap, hiruk pikuk kelangkaan sembako untuk Belakangpadang, Kota Batam untuk jangka panjang sudah tidak ada lagi.

Untuk saat ini harus ada kebijakan di lapangan sehingga kelangkaan sembako di Belakangpadang bosa teratasi.

”Atas nama rakyat, kami minta kebijaksanaan untuk Kepri, khususnya Belakangpadang. Kami akan minta, ada aturan yang memihak,” janji Nurdin.

Dari informasi yang diterima Nurdin dari masyarakat, kelangkaan sembako terjadi, karena sudah sepuluh hari tidak ada masuk sembako dan barang kebutuhan masyarakat ke Belakangpadang.

Saat meninjau kedai-kedai di sana, Nurdin menerima pengaduan warga. Seperti di salah satu toko sembako di Belakang Padang.

”Beras tak ada, gula tak ada, tempe tak ada, semua tak ada,” kata seorang ibu di depan Nurdin.

Para ibu nampak marah marah dengan kelangkaan itu.

”Kami mau makan apa, Pak,” kata seorang ibu warga.

Nurdin mendengar keluhan sejumlah warga. Dari berbagai toko, Nurdin menerima usulan dan keluhan masyarakat perihal kelangkaan sembako.

”Sebut saja apa yang tak ada sekarang,” kata Nurdin.

Nurdin memahami kemarahan masyarakat Belakangpadang. Apalagi saat peninjauan dia melihat sejumlah kedai tidak buka. Karena bahan yang mau dijual sudah habis.

Saat ini, di kedai-kedai yang ada hanya menjual stok barang yang lama. Gubernur ingin ada aturan yang memihak masyarakat.

”Ini masalah perut. Bukan masalah politik. Saat ini cuaca sedang tak bagus,” kata Nurdin. (MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here