Belanja 2019, 54 Persen untuk Pembangunan

0
64
(DARI kanan) Wakil Ketua DPRD Bintan Trijono, Wakil Ketua Agus Wibowo mendampingi Ketua H Nesar Ahmad memimpin paripurna dewan, Rabu (24/10). f-yendi/tanjungpinang pos

DPRD dan Bupati Teken Nota KUA-PPAS

BINTANBUYU – DPRD dan Pemkab Bintan menyepakati, rencana total belanja daerah pada tahun 2019 mendatang, mencapai Rp 1,138 triliun. Dari jumlah itu, 54 persen untuk pembangunan. Sedangkan 46 persen, untuk belanja pegawai, bantuan sosial dan hibah.

Rencana alokasi Rancangan APBD (RAPBD) murni 2019 itu ditandatangani oleh pimpinan DPRD bersama Bupati Bintan, dalam nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2019 Bintan, melalui rapat paripurna dewan, Rabu (24/10) kemarin.

Penandatangan nota kesepakatan KUA-PPAS untuk APBD 2019 Bintan itu dilakukan oleh Ketua DPRD Bintan H Nesar Ahmad, Wakil Ketua DPRD Agus Wibowo dan Trijono, serta Bupati Bintan H Apri Sujadi didampingi Wakil Bupati H Dalmasri Syam dan Sekda Adi Prihantara. Disaksikan Sekwan Edi Yusri, anggota DPRD dan pimpinan OPD.

Dari hasil pembahasan Banggar dan TAPD, APBD 2019 Bintan diproyeksikan sebesar Rp 1.138.707.872.734. Pendapatan daerah mencapai Rp 1,050 triliun, bersumber dari dana perimbangan Rp 693 miliar, Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 261 miliar lebih, dan pendapatan lain-lain yang sah sebesar Rp 95 miliar lebih.

Sedangkan total belanja daerah yang diproyeksikan sebesar Rp 1,138 triliun, terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp 561 miliar. Dengan belanja pegawai sebesar Rp 447 miliar lebih, bantuan sosial semula diproyeksikan sebesar Rp 8.145.400.000 menjadi Rp 8.015.400.000, terjadi pengurangan sebesar Rp 130 juta. Belanja hibah yang semula diproyeksikan sebesar Rp 13.203.500.000 menjadi Rp 12.059.500.000, terjadi pengurangan Rp 1,1 miliar lebih.

Sekretaris Banggar Edi Yusri menyampaikan, defisit sebesar Rp 88.374.717.649 akan ditutupi dengan penerimaan pembiayaan daerah (dari Silpa), yang diestimasikan sebesar Rp 90.374.717.649.

”Pengeluaran pembiayaan daerah untuk penyertaan modal investasi sebesar Rp 2 miliar,” ujarnya.

Bupati Bintan Apri Sujadi menyampaikan, alokasi anggaran difokuskan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, melalui pembangunan infratruktur penunjang sektor pariwisata. Selain itu, fokus pembangunan tetap ditujukan kepada bidang pendidikan, kesehatan, dan sektor lainnya.

”Persentase belanja langsung atau pembangunan di tahun 2019 nanti, mencapai 54 persen,” sebut H Apri Sujadi.

Selain penandatanganan nota kesepakatan KUA-PPAS APBD 2019, paripurna juga mengesahkan Ranperda tentang penyelenggaran peternakan dan kesehatan hewan. (fre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here